Fakta Varian Covid-19 Omicron yang Mulai Meresahkan Dunia

Sabtu, 27 November 2021 - 22:39 WIB
loading...
Fakta Varian Covid-19...
Varian Covid-19 Omicron sudah mulai menyebar di Eropa. Foto/The Sun
A A A
JAKARTA - Covid-19 sepertinya tak berhenti bermutas. Mutasi terbaru yang dinamai B.1.1.529 alias Omicron kini tengah menjadi perhatian Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Varian mutasi yang pertama kali ditemukan di Afrika Selatan, disebut-sebut sebagai varian yang memiliki banyak strain atau mutasi. Bahkan jumlahnya lebi banyak dari strain dari varian Alpha, Beta, hingga Delta yang masih mendominasi saat ini.

Tak heran jika WHO menetapkan Varian baru ini sebagai Variant of Concern (varian yang menjadi perhatian). Dirangkum dari berbagai sumber, ini fakta varian Omicron:

1. Ditemukan Pertama Kali di Afrika Selatan

Varian Omicron pertama kali ditemukan di Provinsi Gauteng, salah satu Afrika Selatan. Namun seperti dikutip dikutip dari The Guardian, Omicron ini diketahui varian ini mulai menyebar Botswana, Hong Kong hingga Belgia. Varian ini terdeteksi dari sampel di Afrika Selatan yang dikumpulkan pada 9 November.

Baca Juga : Virus Corona Omicron Sudah Masuk Eropa, Kasus Pertama Ditemukan di Belgia

2. Memiliki Lebih dari 30 Mutasi

Varian ini memiliki mutasi yang lebih banyak. Jumlah ini dua kali lipat dari varian Delta. Kepala Penasihat Medis Badan Keamanan Kesehatan Inggris, Dr. Susan Hopkins mengatakan bahwa beberapa mutasi yang ada di varian ini belum pernah terlihat pada varian sebelumnya.

3. Dikhawatirkan Lebih Ganas dari Varian Sebelumnya

Meski butuh penelitian lanjuta, namun para ahli mulai mengkhawatirkan varian Omicron yang muncul ini akan lebih ganas dibandingkan varian lain yang sudah ada. Dr. Ashish Jha, dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Brown, mengatakan ketika para ahli melihat varian lain, biasanya dibutuhkan beberapa bulan agar strain tersebut menjadi dominan, dengan kata lain, jenis virus yang paling umum menyebar di satu area.

4. Jadi Variant of Concern WHO

Varian baru ini dijadikan sebagai VoC, salah satunya karena kemampuan mutasi yang mengkhawatirkan dari varian Omicron ini. Alasan lain adalah adanya bukti awal yang menunjukkan meningkatnya risiko terinfeksi ulang bagi orang yang pernah terpapar sebelumnya.

5. Disebut Lebih Cepat Menular

Belum ada bukti ilmiah soal kecepatan penyebaran virus ini. Namun varian ini disebut-sebut bisa lebih menular karena melihat peningkatan angka infeksi varian Omicron di Afrika Selatan. Pada 16 November 2021 kasus infeksi masih di angka 273 dan pada pekan ini melonjak menjadi lebih dari 1.200 kasus.

Baca Juga : Novavax Mulai Kembangkan Vaksin Covid-19 untuk Varian Omicron

6. Pengaruh Terhadap Efikasi Vaksin

Para ilmuwan khawatir mutasi tersebut dapat membuat varian lebih menular dan dapat mengakibatkan penghindaran kekebalan. Dikutip dari CNN Internasional, Dr. Anthony Fauci, direktur Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular, mengatakan bahwa para ilmuwan sedang bekerja untuk mencari tahu apakah varian tersebut dapat menghindari kekebalan.
(wur)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Varian Baru COVID-19...
Varian Baru COVID-19 'Cicada' Muncul Lagi, Apa Bedanya dan Bagaimana Pencegahannya?
Varian Baru COVID-19...
Varian Baru COVID-19 'Cicada' Menyebar ke 23 Negara, Ini yang Perlu Diketahui
Jerinx SID Unggah Foto...
Jerinx SID Unggah Foto Pakai Baju Bali Tolak Rapid, Sentil Soal Konspirasi Covid 19 di Epstein Files
Jerinx SID Sebut Dulu...
Jerinx SID Sebut Dulu Omongannya Soal Hubungan Covid-19 dan Epstein Files Dianggap Halu
Ariana Grande Positif...
Ariana Grande Positif Covid Kedua Kalinya di Tengah Promosi Film Wicked: For Good
Rekor! Pria Ini Terinfeksi...
Rekor! Pria Ini Terinfeksi Covid-19 selama 2 Tahun Nonstop
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Rekomendasi
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Implementasi B50 Dimulai...
Implementasi B50 Dimulai 1 Juli 2026, Jubir ESDM: Bisa Hemat Devisa Rp157 Triliun
Berita Terkini
Solusi Praktis Pengurusan...
Solusi Praktis Pengurusan Paspor dan Visa untuk Perjalanan Bisnis
Dikhianati Suami, Shiena...
Dikhianati Suami, Shiena Bangkit Bongkar Perselingkuhan di Microdrama V+Short Replaceable
Rueibin Chen Ungkap...
Rueibin Chen Ungkap Alasan Pilih Musik Karya Brahms untuk Konser Eksklusif di Jakarta
Rueibin Chen Sebut Tampil...
Rueibin Chen Sebut Tampil di Indonesia sebagai Impian, Siap Hibur Pecinta Musik Klasik Jakarta
Baru Umumkan Pernikahan,...
Baru Umumkan Pernikahan, Nathalie Holscher Langsung Didesak Soal Anak: Responsnya Bikin Warganet Heboh
Regenerasi Kulit Jadi...
Regenerasi Kulit Jadi Tren Baru Perawatan Estetika Modern
Infografis
Kaleidoskop 2025: 6...
Kaleidoskop 2025: 6 Momen Besar yang Guncang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved