MNC Pictures-IDN Pictures Kolaborasi Garap Film Srimulat: Hil Yang Mustahal
Senin, 06 Desember 2021 - 18:35 WIB
loading...
A
A
A
Karena itu, sambung dia, dalam penggarapannya akan melibatkan aktor dan aktris yang mempunyai ikatan kuat dengan generasi milenial maupun gen Z.
“Dengan segala apa yang kami miliki masing-masing, baik dari IDN dan MNC, kita bisa kolaborasi menjadi kekuatan yang sangat besar untuk menghasilkan sebuah karya film Srimulat dan diharapkan dapat menjadi film yang sukses,” ujarnya.
Baca Juga: 5 Film Jepang Kena Sensor di Bioskop, Banyak Adegan Ranjang Vulgar dan Sadis
Sementara itu, Fajar Nugros selaku Head of IDN Pictures sekaligus sutradara film mengatakan, Srimulat: Hil Yang Mustahal mencoba menghadirkan kembali tawa-tawa penonton yang dilahirkan oleh grup lawak Srimulat dengan sentuhan yang lebih fresh.
“Film ini memperkenalkan ulang siapa Srimulat, mengenalkan peran besar mereka, di mana mereka diminta menghibur seluruh rakyat dan meninggalkan kepouleran di daerah. Srimulat yang saat itu adalah grup entertain paling ngetop di daerah, mereka diminta ke Jakarta dan ngejokes dengan bahasa Indonesia. Film ini akan mengingatkan lagi bagaimana mereka berperan untuk menghibur masyarakat Indonesia,” kata Fajar Nugros.
“Dengan segala apa yang kami miliki masing-masing, baik dari IDN dan MNC, kita bisa kolaborasi menjadi kekuatan yang sangat besar untuk menghasilkan sebuah karya film Srimulat dan diharapkan dapat menjadi film yang sukses,” ujarnya.
Baca Juga: 5 Film Jepang Kena Sensor di Bioskop, Banyak Adegan Ranjang Vulgar dan Sadis
Sementara itu, Fajar Nugros selaku Head of IDN Pictures sekaligus sutradara film mengatakan, Srimulat: Hil Yang Mustahal mencoba menghadirkan kembali tawa-tawa penonton yang dilahirkan oleh grup lawak Srimulat dengan sentuhan yang lebih fresh.
“Film ini memperkenalkan ulang siapa Srimulat, mengenalkan peran besar mereka, di mana mereka diminta menghibur seluruh rakyat dan meninggalkan kepouleran di daerah. Srimulat yang saat itu adalah grup entertain paling ngetop di daerah, mereka diminta ke Jakarta dan ngejokes dengan bahasa Indonesia. Film ini akan mengingatkan lagi bagaimana mereka berperan untuk menghibur masyarakat Indonesia,” kata Fajar Nugros.
(tsa)
Lihat Juga :