Shopee Bagikan Cerita Kreasi Minuman Lokal ala Stuja Coffee
Rabu, 08 Desember 2021 - 17:22 WIB
loading...
A
A
A
Begitu pula halnya dengan ketiga perwakilan pelaku usaha lokal Shopee yang telah menjalankan strategi agar bisa menyesuaikan diri di tengah era digital, perubahan gaya hidup dan kebutuhan masyarakat. Mari kita simak perjalanan kreasi produk dan strategi yang dilakukan oleh Stuja Coffee:
Kreasi Kopi Susu dari DITTOPERCUSSION dan Stuja Coffee
Sebagai seorang pecinta kopi, DITTOPERCUSSION melihat potensi dari tren kopi susu yang terus dicari oleh masyarakat. Mengusung tema yang unik, ia mendirikan Stuja Coffee pada 2019 sebagai kedai kopi dan minuman kekinian lainnya dengan konsep ramah lingkungan.Semua produk Stuja dikemas tanpa menggunakan plastik, tetapi menggunakan kemasan dari botol kaca yang bisa konsumen bawa kembali untuk daur ulang atau refill minuman.
Namun, menyadari bahwa tidak semua orang menyukai kopi, Stuja Coffee menciptakan kreasi produk dan berinovasi dengan mengeluarkan produk minuman lokal versi non-kopi, seperti Susu Jahe, Teh Sereh, Taro dan Green Tea. Untuk segi pemasaran, DITTOPERCUSSION juga mempercayakan Shopee saat ingin merambah pasar online di tengah pandemi yang mengharuskan kedai Stuja Coffee untuk membatasi kegiatan. Bersama Shopee, kini produk Stuja Coffee dapat mudah dinikmati masyarakat tanpa perlu repot-repot keluar rumah.
DITTOPERCUSSION, Pemilik Stuja Coffee mengatakan bahwa pelaku usaha adalah profesi yang tidak boleh berhenti untuk berkreasi dan berinovasi, apalagi untuk produk lokal yang potensinya sangat luar biasa.“Melalui acara hari ini, saya dan para pelaku usaha lokal yang lain ingin bersama menunjukkan kepada masyarakat luas bahwa kreasi dan kualitas produk lokal milik bangsa sendiri tidak kalah saing dan banyak diminati,” katanya.
Kreasi Kopi Susu dari DITTOPERCUSSION dan Stuja Coffee
Sebagai seorang pecinta kopi, DITTOPERCUSSION melihat potensi dari tren kopi susu yang terus dicari oleh masyarakat. Mengusung tema yang unik, ia mendirikan Stuja Coffee pada 2019 sebagai kedai kopi dan minuman kekinian lainnya dengan konsep ramah lingkungan.Semua produk Stuja dikemas tanpa menggunakan plastik, tetapi menggunakan kemasan dari botol kaca yang bisa konsumen bawa kembali untuk daur ulang atau refill minuman.
Namun, menyadari bahwa tidak semua orang menyukai kopi, Stuja Coffee menciptakan kreasi produk dan berinovasi dengan mengeluarkan produk minuman lokal versi non-kopi, seperti Susu Jahe, Teh Sereh, Taro dan Green Tea. Untuk segi pemasaran, DITTOPERCUSSION juga mempercayakan Shopee saat ingin merambah pasar online di tengah pandemi yang mengharuskan kedai Stuja Coffee untuk membatasi kegiatan. Bersama Shopee, kini produk Stuja Coffee dapat mudah dinikmati masyarakat tanpa perlu repot-repot keluar rumah.
DITTOPERCUSSION, Pemilik Stuja Coffee mengatakan bahwa pelaku usaha adalah profesi yang tidak boleh berhenti untuk berkreasi dan berinovasi, apalagi untuk produk lokal yang potensinya sangat luar biasa.“Melalui acara hari ini, saya dan para pelaku usaha lokal yang lain ingin bersama menunjukkan kepada masyarakat luas bahwa kreasi dan kualitas produk lokal milik bangsa sendiri tidak kalah saing dan banyak diminati,” katanya.
Lihat Juga :