Apakah Jengkol Mengandung Kolesterol? Faktanya Justru Bisa Turunkan Kadar Lemak Jahat

Kamis, 09 Desember 2021 - 16:35 WIB
loading...
Apakah Jengkol Mengandung...
Apakah jengkol mengandung kolesterol? Ternyata jengkol bisa menurunkan kolesterol. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Apakah jengkol mengandung kolesterol? Pertanyaan ini seringkali muncul saat hendak menyantap makanan ini. Meski memiliki bau yang khas, tapi jengkol bisa diolah menjadi hidangan yang sungguh nikmat.

Namun banyak yang ogah menyantap makanan ini karena mitos yang beredar bahwa jengkol mengandung kolesterol. Padahal faktanya justru sebaliknya. Karena makanan berbentuk bulat ini ternyata memiliki beberapa manfaat untuk kesehatan. Salah satunya justru menurunkan kolesterol . Seperti dikutip dari laman Sehatq, berikut ini manfaat jengkol untuk kesehatan:

Baca Juga : Ini 5 Lauk Pauk dengan Kandungan Kolesterol Tinggi, Anda Perlu Tahu

1. Menurunkan kolesterol

Jengkol mengandung Tanin dan saponin. Kandungan dua zat itu bisa membantu menurunkan kolesterol. Tanin dan saponin bekerja dengan menghambat penyerapan asam empedu yang bersatu dari kolesterol melalui usus.

Untuk menambal kehilangan asam empedu ini, hati kemudian mengubah kolesterol yang telah ada di dalam tubuh menjadi asam empedu. Maka dari itu, kadar kolesterol dalam darah menurun.

2. Menurunkan Kadar Gula Darah

Dalam sebuah penelitian, kandungan asam jengkolat dalam jengkol dipercaya menurunkan kadar gula darah pada penderita diabetes.Namun, asam jengkolat ini dapat membentuk kristal yang tidak larut oleh air. Sebaiknya, penderita gangguan ginjal menghindari hal ini.

3. Tangkal Radikal Bebas

Jengkol juga kaya akan flavonoid dan vitamin C, zat yang terbukti bermanfaat untuk membantu mencegah radikal bebas yang mungkin masuk ke tubuh. Flavonoid adalah salah satu jenis antioksidan yang dapat membantu mencegah gejala peradangan.

4. Melawan Bakteri Jahat

Hasil penelitian mengungkapkan manfaat makan jengkol lainnya sebagai pembasmi bakteri jahat yang dapat membahayakan kesehatan manusia.Bakteri tersebut misalnya Streptococcus mutans (dapat mengakibatkan pengeroposan gigi), Staphylococcus aureus (pneumonia), dan Escherichia coli (diare).

Ekstrak kulit jengkol juga memiliki kandungan gizi yang bermanfaat untuk menghambat pertumbuhan Shigella dysenteriae (diare akut) dan Salmonella typhimurium (gastroenteritis).

5. Mengatasi Penyempitan Pembuluh Darah

Jengkol ternyata juga banyak mengandung mineral yang bermanfaat untuk membantu melebarkan pembuluh darah yang menyempit. Mineral ini juga berfungsi untuk melancarkan aliran darah ke area jantung. Maka dari itu, penderita penyakit jantung dan darah tinggi boleh untuk makan jengkol.

Kandungan mineral di dalamnya dapat membantu menjaga keseimbangan tekanan darah dalam tubuh. Sebaiknya, hindari memasak jengkol terlalu matang agar khasiatnya lebih optimal.

6. Menguatkan Tulang dan Gigi

Mineral yang terkandung pada jengkol juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi. Kandungan mineral berupa kalsium dan fosfor bekerjasama untuk membantu membangun tulang.
Forfor juga mempunyai peran structural dalam asam nukleat dan membran sel untuk memproduksi energi tubuh.

Baca Juga : Kolesterol Tinggi Bisa Karena Keturunan, Begini Cara Mengatasinya

7. Mencegah Anemia

Terdapat kandungan zat besi dalam jengkol yang bermanfaat untuk mencegah sekaligus mengatasi kurangnya produksi sel darah merah.Ini membuat jengkol juga berkhasiat untuk mencegah terjadinya anemia karena suplai oksigen dan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh tetap terjaga.

Meski banyak manfaatnya untuk kesehatan, namun Anda tetap harus berhati-hati. Jangan mengonsumsi jengkol terlalu banyak karena bisa menyebabkan nyeri perut, nyeri pinggang, buang angin berlebihan, diare hingga konstipasi.Makan terlalau banyak juga bisa menyebabkan keracunan jengkol atau djenkolism. Kondidi ini bisa jadi penyebab masalah ginjal akut.
(wur)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dokter Jantung Ungkap...
Dokter Jantung Ungkap Plak Kolesterol Tak Bisa Hilang Meski Sudah Diet
Jangan Sepelekan Kolesterol...
Jangan Sepelekan Kolesterol Tinggi, Diam-diam Sebabkan Serangan Jantung
Jelang Iduladha, Aldi...
Jelang Iduladha, Aldi Taher Serukan Makan Daging Tanpa Takut Kolesterol
5 Makanan Penurun Kolesterol...
5 Makanan Penurun Kolesterol Usai Lebaran yang Wajib Dicoba
Kalap Makan saat Lebaran,...
Kalap Makan saat Lebaran, Ini 5 Tips Agar Kolesterol Terkontrol
8 Cara Cegah Asam Urat...
8 Cara Cegah Asam Urat dan Kolesterol Naik Saat Lebaran, Jangan Kalap Makan!
Cek Kesehatan Gratis...
Cek Kesehatan Gratis di Solo, Kolesterol dan Tekanan Darah Banyak Ditemukan
Cek Kesehatan Gratis...
Cek Kesehatan Gratis di Bogor, 7 dari 10 Peserta Berisiko Penyakit Kronis
5 Makanan Penurun Kolesterol...
5 Makanan Penurun Kolesterol Usai Lebaran yang Wajib Dicoba
Rekomendasi
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
MUI Tegaskan LGBT adalah...
MUI Tegaskan LGBT adalah Penyimpangan: Wajib Disembuhkan
Berita Terkini
Sinopsis The Last Girl...
Sinopsis The Last Girl on the Trafficking List di V+Short, Kisah Olive Terjebak Sindikat Berbahaya
Randy Martin Buka Bisnis...
Randy Martin Buka Bisnis Photobooth, Kemesraannya dengan Lyodra Curi Perhatian
Liburan Sekolah Makin...
Liburan Sekolah Makin Seru dengan Petualangan dan Aktivitas Keluarga
Meriah! Road To Kilau...
Meriah! Road To Kilau Raya MNCTV Guncang Mojokerto dengan Penampilan Inul Daratista dan Happy Asmara
Usia Peserta Miss Indonesia...
Usia Peserta Miss Indonesia Kini 19-25 Tahun, RCTI Cari Kandidat yang Lebih Matang untuk Miss World
Ikut Audisi Miss Indonesia...
Ikut Audisi Miss Indonesia 2026, Wakil dari Sumut Ini Ingin Menginspirasi Perempuan Indonesia
Infografis
Apakah Timun Bisa Menurunkan...
Apakah Timun Bisa Menurunkan Kolesterol Tinggi? Berikut Faktanya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved