Satu Kasus Kematian Akibat Varian Omicron Dikonfirmasi di Inggris

Rabu, 15 Desember 2021 - 08:37 WIB
loading...
Satu Kasus Kematian...
Satu kasus kematian akibat varian Omicron dikonfirmasi di Inggris. Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengatakan setidaknya satu orang telah meninggal. Foto/Medical Dialogues.
A A A
JAKARTA - Satu kasus kematian akibat varian Omicron dikonfirmasi di Inggris. Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengatakan setidaknya satu orang di Inggris telah meninggal akibat varian baru ini.

Varian Omicron juga mengakibatkan rawat inap di rumah sakit, dan hal yang bisa dilakukan orang saat ini adalah suntik booster untuk memberikan perlindungan.

Dilansir dari BBC, Rabu (15/12/2021) Menteri Kesehatan Inggris Sajid Javid menjelaskan bahwa varian Omicron sekarang mewakili 20% kasus di Inggris.

Baca Juga: 5 Olahraga Terbaik Turunkan Kolesterol Jahat, Nomor 2 Paling Mudah

Lebih lanjut Boris menyebut orang-orang perlu mengenali kecepatan penularan varian Omicron. Ia juga menekankan untuk mengesampingkan gagasan bahwa Omicron adalah varian yang lebih ringan.

Inggris mencatat 54.661 kasus virus corona baru pada Senin, 15 Desember 2021 serta 38 kematian dalam 28 hari setelah tes positif.

Ada 4.713 kasus yang dikonfirmasi dari varian Omicron tetapi Javid mengatakan Badan Keamanan Kesehatan Inggris (UKHSA) memperkirakan jumlah infeksi harian saat ini sekitar 200 ribu.

Baca Juga: Buktikan Varian Omicron Belum Masuk Indonesia, Menkes Budi: Kita Sudah Tes 98 Orang Positif Delta

Omicron telah meningkat menjadi lebih dari 44% kasus di London dan diperkirakan akan menjadi varian dominan di kota itu dalam 48 jam ke depan.
(dra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Varian Baru COVID-19...
Varian Baru COVID-19 'Cicada' Muncul Lagi, Apa Bedanya dan Bagaimana Pencegahannya?
Varian Baru COVID-19...
Varian Baru COVID-19 'Cicada' Menyebar ke 23 Negara, Ini yang Perlu Diketahui
Kanker Payudara Tertinggi...
Kanker Payudara Tertinggi di Inggris dan RI, Ini Penjelasan Dokter
Jerinx SID Unggah Foto...
Jerinx SID Unggah Foto Pakai Baju Bali Tolak Rapid, Sentil Soal Konspirasi Covid 19 di Epstein Files
Jerinx SID Sebut Dulu...
Jerinx SID Sebut Dulu Omongannya Soal Hubungan Covid-19 dan Epstein Files Dianggap Halu
Penjualan Tiket Melempem,...
Penjualan Tiket Melempem, Dokumenter Melania Trump Gagal Menarik Penonton Inggris
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Rekomendasi
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Berita Terkini
Konser Reuni BTS di...
Konser Reuni BTS di Busan Molor 75 Menit, HYBE Minta Maaf dan Jelaskan Penyebabnya
Juan Persia Vanesya...
Juan Persia Vanesya Siapkan Mental dan Bahasa Inggris untuk Audisi Miss Indonesia 2026
Ikut Audisi Miss Indonesia...
Ikut Audisi Miss Indonesia 2026, Mutia Ingin Lawan Insecure
Miss Indonesia 2026...
Miss Indonesia 2026 Sambangi Yogyakarta, Cari Perempuan Berbakat dengan Kepedulian Sosial Tinggi
Resmi Menikah, Jennifer...
Resmi Menikah, Jennifer Coppen Disambut Hangat Keluarga Justin Hubner
Gejala Usus Buntu yang...
Gejala Usus Buntu yang Sering Diabaikan, Dari Nyeri Perut hingga Demam Mendadak
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved