Sensasi Main Salju di Dalam Negeri Jadi Suguhan Spesial Libur Nataru
Minggu, 19 Desember 2021 - 09:24 WIB
loading...
A
A
A
Wisata salju ala Malang ini dikatakan Diny, buka sejak 11 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022 mendatang di Jalan Bromo, Kota Malang, dimana setiap harinya beroperasi sejak pukul 09.00 hingga pukul 21.00 WIB.
“Snow Kingdom dibagi tujuh sesi, satu sesi 1,5 jam dengan kapasitas pengunjung maksimal 70 orang,” ucapnya.
Pengunjung juga bisa menikmati pertunjukan drama musikal ala film Frozen mulai sesi lima hingga sesi tujuh, yakni pukul 15.00 – 20.45 WIB setiap harinya.
Sementara untuk sesi pagi sejak buka mulai pukul 09.00 – 14.45 WIB, wisatawan hanya disuguhi aktivitas dari es salju.
“Karena wisata salju terkenal drama musikal, tahun ini kami masih tetap mengunggulkan yang temanya frozen tiga. Memang sesuai dengan wisata kami identik dengan salju, pasti anak - anak akan tertarik dengan film Frozen tersebut. Jadi kita masih mengangkat tema yang sama,” paparnya.
Guna menikmati suguhan wisata salju Snow Kingdom ini, anda dapat merogoh kocek Rp 135 - 150 ribu untuk pembelian di tempat dan sistem pre-sale alias pembelian sebelumnya dengan harga Rp 120 ribu.
“Buka presale tiket di harga 120 ribu per orang, sudah sold out (habis) di tanggal 4 Desember, lalu kita on the spotnya Rp 135 ribu sampai 150 ribu, tergantung di sesi itu ada show, dan mungkin durasinya lebih lama,” tuturnya.
Dengan harga tersebut, Diny menuturkan pengunjung mendapatkan satu gelas es krim yang dan bermain salju sepuasnya layaknya di negara Eropa.
“Wisata tahunan, hanya ada satu tahun dua kali pertama di lebaran hari raya, kedua di momen Natal dan tahun baru. Jadi tidak perlu jauh - jauh ke Eropa atau Jepang, di Kota Malang sudah bisa menciptakan kesenangan dari salju seperti ini,” terangnya.
Demi memberikan kenyamanan dan keamanan pengunjung, pihak pengelola juga membatasi setiap sesinya di angka 70 orang yang masuk. Bila dirasa di dalam cukup padat, maka pengunjung diarahkan untuk menunggu sesi berikutnya di ruang tunggu di area depan.
Tak hanya itu, penerapan protokol kesehatan (prokes) ketat juga menjadi fokus utama pengelola. Dimana sejak wisatawan masuk utamanya orang tuanya diwajibkan memindai barcode aplikasi Peduli Lindungi, serta disediakan fasilitas cuci tangan dan hand sanitizer di dalam area wisata.
“Snow Kingdom dibagi tujuh sesi, satu sesi 1,5 jam dengan kapasitas pengunjung maksimal 70 orang,” ucapnya.
Pengunjung juga bisa menikmati pertunjukan drama musikal ala film Frozen mulai sesi lima hingga sesi tujuh, yakni pukul 15.00 – 20.45 WIB setiap harinya.
Sementara untuk sesi pagi sejak buka mulai pukul 09.00 – 14.45 WIB, wisatawan hanya disuguhi aktivitas dari es salju.
“Karena wisata salju terkenal drama musikal, tahun ini kami masih tetap mengunggulkan yang temanya frozen tiga. Memang sesuai dengan wisata kami identik dengan salju, pasti anak - anak akan tertarik dengan film Frozen tersebut. Jadi kita masih mengangkat tema yang sama,” paparnya.
Guna menikmati suguhan wisata salju Snow Kingdom ini, anda dapat merogoh kocek Rp 135 - 150 ribu untuk pembelian di tempat dan sistem pre-sale alias pembelian sebelumnya dengan harga Rp 120 ribu.
“Buka presale tiket di harga 120 ribu per orang, sudah sold out (habis) di tanggal 4 Desember, lalu kita on the spotnya Rp 135 ribu sampai 150 ribu, tergantung di sesi itu ada show, dan mungkin durasinya lebih lama,” tuturnya.
Dengan harga tersebut, Diny menuturkan pengunjung mendapatkan satu gelas es krim yang dan bermain salju sepuasnya layaknya di negara Eropa.
“Wisata tahunan, hanya ada satu tahun dua kali pertama di lebaran hari raya, kedua di momen Natal dan tahun baru. Jadi tidak perlu jauh - jauh ke Eropa atau Jepang, di Kota Malang sudah bisa menciptakan kesenangan dari salju seperti ini,” terangnya.
Demi memberikan kenyamanan dan keamanan pengunjung, pihak pengelola juga membatasi setiap sesinya di angka 70 orang yang masuk. Bila dirasa di dalam cukup padat, maka pengunjung diarahkan untuk menunggu sesi berikutnya di ruang tunggu di area depan.
Tak hanya itu, penerapan protokol kesehatan (prokes) ketat juga menjadi fokus utama pengelola. Dimana sejak wisatawan masuk utamanya orang tuanya diwajibkan memindai barcode aplikasi Peduli Lindungi, serta disediakan fasilitas cuci tangan dan hand sanitizer di dalam area wisata.
Lihat Juga :