Garap Album Saat Hamil, Katy Perry Berjuang Melawan Depresi
Selasa, 09 Juni 2020 - 15:30 WIB
loading...
Katy Perry yang sedang hamil mengaku tengah berjuang melawan depresi saat membuat album keenamnya yang dijadwalkan dirilis pada 14 Agustus mendatang. Foto/Instagram.
A
A
A
JAKARTA - Penyanyi Katy Perry yang sedang hamil mengaku tengah berjuang melawan depresi saat memproduksi album studio keenamnya, yang dijadwalkan dirilis pada 14 Agustus mendatang.
Pada dproses pembuatan album, penyanyi yang tengah hamil anak pertama ini merasa putus asa dan sangat tertekan. "Saya sedang album catatan ini ketika saya merasa sangat putus asa, merasa sangat tertekan dan berjuang dengan kegelapan itu," kata Perry seperti dilansir Yonhap.
Penyanyi berusia 35 tahun itu menjelaskan keadaan emosinya selama proses penulisan lagu untuk album barunya itu. "Aku merasa seperti jiwaku menulis lagu-lagu ini dan mengambil alih dan menjadi seperti penulis hantu," jelasnya. (Baca juga: PSY Raih 500 Juta Views untuk Lagu "Daddy" ).
Album mendatang menandai album baru pertama Perry dalam tiga tahun terakhir, setelah Witness. Pada Maret lalu, dia merilis Never Worn White dan bulan lalu penyanyi ini merilis Daisies, single pertama dari album baru.
"'Daisies adalah lagu resmi pertama dari album, dan itu benar-benar meletakkan dasar untuk apa yang ingin saya katakan dengan album ini, yaitu, Anda tahu, seluruh rekaman ini memiliki pesan ketahanan, jenis ketekunan serta inspirasi dan harap," tutur Perry.
"Daisies benar-benar lagu yang tentang tetap setia pada jalan Anda dengan impian Anda, tidak peduli siapa bilang itu terlalu besar, atau bahwa Anda tidak dapat benar-benar mencapainya," tambahnya.
Bagi Perry, album terbarunya itu tidak hanya menjadi koleksi musik, juga berfungsi sebagai kenang-kenangan pribadi dari salah satu periode yang paling menantang secara emosional dalam hidupnya.
Pada dproses pembuatan album, penyanyi yang tengah hamil anak pertama ini merasa putus asa dan sangat tertekan. "Saya sedang album catatan ini ketika saya merasa sangat putus asa, merasa sangat tertekan dan berjuang dengan kegelapan itu," kata Perry seperti dilansir Yonhap.
Penyanyi berusia 35 tahun itu menjelaskan keadaan emosinya selama proses penulisan lagu untuk album barunya itu. "Aku merasa seperti jiwaku menulis lagu-lagu ini dan mengambil alih dan menjadi seperti penulis hantu," jelasnya. (Baca juga: PSY Raih 500 Juta Views untuk Lagu "Daddy" ).
Album mendatang menandai album baru pertama Perry dalam tiga tahun terakhir, setelah Witness. Pada Maret lalu, dia merilis Never Worn White dan bulan lalu penyanyi ini merilis Daisies, single pertama dari album baru.
"'Daisies adalah lagu resmi pertama dari album, dan itu benar-benar meletakkan dasar untuk apa yang ingin saya katakan dengan album ini, yaitu, Anda tahu, seluruh rekaman ini memiliki pesan ketahanan, jenis ketekunan serta inspirasi dan harap," tutur Perry.
"Daisies benar-benar lagu yang tentang tetap setia pada jalan Anda dengan impian Anda, tidak peduli siapa bilang itu terlalu besar, atau bahwa Anda tidak dapat benar-benar mencapainya," tambahnya.
Bagi Perry, album terbarunya itu tidak hanya menjadi koleksi musik, juga berfungsi sebagai kenang-kenangan pribadi dari salah satu periode yang paling menantang secara emosional dalam hidupnya.
Lihat Juga :