Kafe-Kafe Kekinian Ternyata Banyak Menggunakan Kopi Jenis Ini
Rabu, 22 Desember 2021 - 22:38 WIB
loading...
A
A
A
Walaupun robusta paling banyak produksinya, Daryanto memaparkan bahwa masih ada potensi kopi lokal harganya dan kualitasnya naik jika arabikanya juga naik kelas. Dengan begitu, kesejahteraan petani kopi pun lebih baik di masa depan.
"Dengan ujung tombak arabika untuk menaikkan harga dan kualitas, ini otomatis semua ekosistem bisnis kopi ikut naik ke depannya, termasuk pada harga dan kualitas robusta," tuturnya.
Di sisi lain, Daryanto mengutarakan jika menjamurnya kedai kopi lokal sekarang ini memberi napas positif bagi kopi Indonesia semakin bersinar di rumah sendiri. Jadi, banyaknya bisnis kopi lokal itu memicu industri kopi Indonesia secara keseluruhan.
Baca juga: Ultah di Hari Ibu, Zaskia Sungkar Kenang Momen Menyusui Ukkasya di Puncak Gunung Mattehorn
"Jadi, dengan uang asing masuk, itu bisa meng-create new market di bisnis perkopian ini. Mereka bakal buka cabang banyak, dan akhirnya konsumsi kopi kita naik," tukasnya.
"Dengan ujung tombak arabika untuk menaikkan harga dan kualitas, ini otomatis semua ekosistem bisnis kopi ikut naik ke depannya, termasuk pada harga dan kualitas robusta," tuturnya.
Di sisi lain, Daryanto mengutarakan jika menjamurnya kedai kopi lokal sekarang ini memberi napas positif bagi kopi Indonesia semakin bersinar di rumah sendiri. Jadi, banyaknya bisnis kopi lokal itu memicu industri kopi Indonesia secara keseluruhan.
Baca juga: Ultah di Hari Ibu, Zaskia Sungkar Kenang Momen Menyusui Ukkasya di Puncak Gunung Mattehorn
"Jadi, dengan uang asing masuk, itu bisa meng-create new market di bisnis perkopian ini. Mereka bakal buka cabang banyak, dan akhirnya konsumsi kopi kita naik," tukasnya.
(nug)
Lihat Juga :