Selain Snowdrop, Drama JTBC Lainnya juga Dikritik karena Dianggap Propaganda China
Kamis, 23 Desember 2021 - 09:54 WIB
loading...
A
A
A
Mengutip Hankyung via Naver, saat kritikan tersebut dilontarkan, JTBC membela diri dengan mengatakan bahwa mereka menyesuaikan ajaran sosialisme dan komunisme dalam novelnya agar lebih bisa diterima masyarakat Korea.
Baca Juga: Mengapa Snowdrop Penuh Kontroversi? Ini Penjelasan Lengkapnya
Sementara pada 16 Desember lalu, JTBC mengumumkan bahwa mereka telah menghentikan produksi When the Day Breaks setelah delapan episode. Padahal awalnya, drama ini akan dibuat sepanjang 16 episode.
Meski tak memberikan alasan pemotongan jumlah episodenya, tapi JTBC menyebutkan bahwa mereka "mengolah ulang untuk memperbaiki kualitas" dari drama tersebut. Juga dikatakan bahwa serial ini akan berlanjut ke season kedua.
![Selain Snowdrop, Drama JTBC Lainnya juga Dikritik karena Dianggap Propaganda China]()
Foto: News9
Baca Juga: Mengapa Snowdrop Penuh Kontroversi? Ini Penjelasan Lengkapnya
Sementara pada 16 Desember lalu, JTBC mengumumkan bahwa mereka telah menghentikan produksi When the Day Breaks setelah delapan episode. Padahal awalnya, drama ini akan dibuat sepanjang 16 episode.
Meski tak memberikan alasan pemotongan jumlah episodenya, tapi JTBC menyebutkan bahwa mereka "mengolah ulang untuk memperbaiki kualitas" dari drama tersebut. Juga dikatakan bahwa serial ini akan berlanjut ke season kedua.

Foto: News9
Lihat Juga :