Ini 3 Skincare Wajib Pakai di Musim Penghujan
Kamis, 23 Desember 2021 - 21:12 WIB
loading...
Penggunaan skincare diperlukan termasuk pada musim hujan. Foto Ilustrasi/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Perubahan musim membuat kulit harus beradaptasi kembali. Tak jarang jerawat, alergi, ataupun iritasi datang dan mengganggu kondisi wajah. Maka, penggunaan skincare diperlukan termasuk pada musim hujan.
Memahami kebutuhan tersebut, brand skincare lokal Joylab Beauty yang memiliki karakter simple dan clean membagikan beberapa tips serta jenis skincare yang wajib Anda pakai selama musim hujan.
Baca Juga: Ibu Hamil dan Menyusui Kini Bisa Glowing dan Tak Khawatir Pakai Skincare
1. Sunscreen
Dalam berbagai cuaca, sunscreen penting digunakan setiap hari untuk menghindari efek buruk dari sinar UV (UVA & UVB) yang dapat merusak kulit.
I Love Sun-Day SPF 50 PA+++ dari Joylab merupakan salah satu sunscreen yang bisa menjadi pilihan karena mengandung kakadu plum extract yang kaya antioksidan dan vitamin C serta glycerin dan vitamin E yang bisa menutrisi kulit dengan hasil dewy sekaligus nyaman tanpa meninggalkan white cast.
Chemical sunscreen ini diformulasikan tanpa oxybenzone, salah satu senyawa organik yang sering dianggap berbahaya bagi terumbu karang.
Memahami kebutuhan tersebut, brand skincare lokal Joylab Beauty yang memiliki karakter simple dan clean membagikan beberapa tips serta jenis skincare yang wajib Anda pakai selama musim hujan.
Baca Juga: Ibu Hamil dan Menyusui Kini Bisa Glowing dan Tak Khawatir Pakai Skincare
1. Sunscreen
Dalam berbagai cuaca, sunscreen penting digunakan setiap hari untuk menghindari efek buruk dari sinar UV (UVA & UVB) yang dapat merusak kulit.
I Love Sun-Day SPF 50 PA+++ dari Joylab merupakan salah satu sunscreen yang bisa menjadi pilihan karena mengandung kakadu plum extract yang kaya antioksidan dan vitamin C serta glycerin dan vitamin E yang bisa menutrisi kulit dengan hasil dewy sekaligus nyaman tanpa meninggalkan white cast.
Chemical sunscreen ini diformulasikan tanpa oxybenzone, salah satu senyawa organik yang sering dianggap berbahaya bagi terumbu karang.
Lihat Juga :