Titi Kamal Syuting Film Horor di Atas Gunung, Alami Ini di Jam 4 Pagi
Senin, 27 Desember 2021 - 17:35 WIB
loading...
Titi Kamal kembali menunjukkan totalitas aktingnya dalam film horor berjudul Makmum 2. Foto/SINDOnews/Thomasmanggalla
A
A
A
JAKARTA - Titi Kamal kembali menunjukkan totalitas aktingnya dalam film horor berjudul Makmum 2. Hal itu tampak ketika Titi menjalani proses syuting film tersebut di Gunung Papandayan, Jawa Barat.
Titi mengisahkan pengalaman menarik sekaligus menantang kala menjalani syuting di atas gunung dengan suhu di bawah 10 derajat celcius. Tenaga dan emosinya lebih terkuras untuk film ini dibandingkan dengan saat menjalani syuting Makmum yang pertama.
Baca Juga: Rumah Baru Impian Titi Kamal dan Christian Sugiono
“Waktu itu suasananya di Gunung Papandayan, hampir jam 4 pagi, di situ dingin banget di bawah 10 derajat celcius aku rasa. Karena semakin malam makin dingin banget,” cerita Titi di sela-sela gala premier film Makmum 2 di XXI Epicentrum, Jakarta Selatan, belum lama ini.
Ketika menjalani syuting di tempat dingin tersebut, aktris kelahiran 7 Desember 1981 itu harus melakoni adegan teriak-teriak dengan take yang berulang-ulang. Bagi Titi, hal tersebut merupakan pengalaman yang berkesan dan begitu menguras tenaga serta emosinya pada saat itu. Meski demikian, dia menyadari itu bagian dari profesionalismenya sebagai pelaku seni peran.
Titi mengisahkan pengalaman menarik sekaligus menantang kala menjalani syuting di atas gunung dengan suhu di bawah 10 derajat celcius. Tenaga dan emosinya lebih terkuras untuk film ini dibandingkan dengan saat menjalani syuting Makmum yang pertama.
Baca Juga: Rumah Baru Impian Titi Kamal dan Christian Sugiono
“Waktu itu suasananya di Gunung Papandayan, hampir jam 4 pagi, di situ dingin banget di bawah 10 derajat celcius aku rasa. Karena semakin malam makin dingin banget,” cerita Titi di sela-sela gala premier film Makmum 2 di XXI Epicentrum, Jakarta Selatan, belum lama ini.
Ketika menjalani syuting di tempat dingin tersebut, aktris kelahiran 7 Desember 1981 itu harus melakoni adegan teriak-teriak dengan take yang berulang-ulang. Bagi Titi, hal tersebut merupakan pengalaman yang berkesan dan begitu menguras tenaga serta emosinya pada saat itu. Meski demikian, dia menyadari itu bagian dari profesionalismenya sebagai pelaku seni peran.
Lihat Juga :