6 Bahasa Gaul yang Sering Dipakai pada 2021, Ada yang Bikin Sebel!
Kamis, 30 Desember 2021 - 15:46 WIB
loading...
Gen Z kerap memakai bahasa gaul saat berkomunikasi di media sosial. Foto/Westend61, Simona Pillola
A
A
A
JAKARTA - Kata atau bahasa gaul sangat dinamis, baik dari segi waktu maupun bentuknya. Tiap minggu atau bulan, selalu muncul kata baru yang kadang sangat mengherankan buat banyak orang.
Sesuai namanya, bahasa gaul ini sering dipakai, utamanya dalam percakapan nonformal di media sosial. Tahun ini, sederet kata atau bahasa gaul juga terus bermunculan, dan sebagiannya terus dipakai hingga sangat sering muncul dalam percakapan sehari-hari.
Berikut ini enam bahasa gaul yang sangat sering dipakai sepanjang 2021.
1. Jujurly
![6 Bahasa Gaul yang Sering Dipakai pada 2021, Ada yang Bikin Sebel!]()
Foto: aucklandartgallery.com
Kata ini adalah gabungan dari "jujur" dan "honestly", yang artinya menjadi "sejujurnya". Kadang juga dimodifikasi menjadi "sehonestly". Saat kata ini viral di media sosial, banyak yang bingung dengan padanan bahasa Indonesia dan bahasa Inggris yang aneh ini.
Sebagian lainnya mengaku merasa sebal dengan paduan kata ini karena dianggap merusak tatanan kata dalam bahasa Indonesia. Namun tetap saja, kata ini terus dipakai, terutama oleh kalangan Gen Z.
2. Mengsedih
![6 Bahasa Gaul yang Sering Dipakai pada 2021, Ada yang Bikin Sebel!]()
Foto: Skynesher/Getty Images
Sesuai namanya, bahasa gaul ini sering dipakai, utamanya dalam percakapan nonformal di media sosial. Tahun ini, sederet kata atau bahasa gaul juga terus bermunculan, dan sebagiannya terus dipakai hingga sangat sering muncul dalam percakapan sehari-hari.
Berikut ini enam bahasa gaul yang sangat sering dipakai sepanjang 2021.
1. Jujurly

Foto: aucklandartgallery.com
Kata ini adalah gabungan dari "jujur" dan "honestly", yang artinya menjadi "sejujurnya". Kadang juga dimodifikasi menjadi "sehonestly". Saat kata ini viral di media sosial, banyak yang bingung dengan padanan bahasa Indonesia dan bahasa Inggris yang aneh ini.
Sebagian lainnya mengaku merasa sebal dengan paduan kata ini karena dianggap merusak tatanan kata dalam bahasa Indonesia. Namun tetap saja, kata ini terus dipakai, terutama oleh kalangan Gen Z.
2. Mengsedih

Foto: Skynesher/Getty Images
Lihat Juga :