Kisah Denada Berjuang sebagai Single Parent di Masa Pandemi, Uang Tersisa Tinggal Rp200.000
Minggu, 02 Januari 2022 - 08:50 WIB
loading...
A
A
A
"Ya terpaksa harus jual-jual semua yang ada. Rumah, mobil, semua, apa pun yang bisa aku jual. Tas branded, perhiasan," kata Denada dalam kanal YouTube MAIA ALELDUL TV, dikutip Minggu (2/1/2022).
Bahkan hingga saat ini Denada masih berusaha menjual beberapa asetnya yang tak kunjung laku. Pasalnya, menjual barang dalam kondisi pandemi tak semudah yang dibayangkan.
Meski demikian, Denada tetap bersyukur bisa memiliki aset-aset berharga itu. Pelantun Ku Jelang Hari ini tak bisa membayangkan bagaimana hidupnya bisa berjalan jika sebelumnya tidak memiliki barang-barang tersebut.
"Dalam hatiku, alhamdulillah aku masih ada barang-barang itu. Kalau nggak ada barang-barang itu yang bisa dijual, aku nggak tahu deh bisa survive selama dua tahun," ujar Denada.
Di samping itu, Denada merasa bahwa perjuangannya selama ini tak lepas dari pertolongan Sang Pencipta. Pasalnya, dia sempat mengalami kondisi ekonomi yang sulit hingga uang yang tersisa di ATM-nya hanya Rp200 ribu. Padahal ia memiliki banyak pengeluaran di Singapura.
Bahkan hingga saat ini Denada masih berusaha menjual beberapa asetnya yang tak kunjung laku. Pasalnya, menjual barang dalam kondisi pandemi tak semudah yang dibayangkan.
Meski demikian, Denada tetap bersyukur bisa memiliki aset-aset berharga itu. Pelantun Ku Jelang Hari ini tak bisa membayangkan bagaimana hidupnya bisa berjalan jika sebelumnya tidak memiliki barang-barang tersebut.
"Dalam hatiku, alhamdulillah aku masih ada barang-barang itu. Kalau nggak ada barang-barang itu yang bisa dijual, aku nggak tahu deh bisa survive selama dua tahun," ujar Denada.
Di samping itu, Denada merasa bahwa perjuangannya selama ini tak lepas dari pertolongan Sang Pencipta. Pasalnya, dia sempat mengalami kondisi ekonomi yang sulit hingga uang yang tersisa di ATM-nya hanya Rp200 ribu. Padahal ia memiliki banyak pengeluaran di Singapura.
Lihat Juga :