Rumah Musik Harry Roesli, Wadah Kreativitas Musisi Jalanan
Rabu, 05 Januari 2022 - 21:14 WIB
loading...
Rumah Musik Harry Roesli menjadi wadah kreativitas dan tempat belajar para musisi jalanan. RMHR awalnya tempat kursus dengan kegiatan membina musisi jalanan. Foto/dokumentasi pribadi Layala Roesli
A
A
A
JAKARTA - Rumah Musik Harry Roesli (RMHR) menjadi wadah kreativitas dan tempat belajar para musisi jalanan . RMHR yang kini diteruskan oleh anak Harry Roesli awalnya tempat kursus atau lembaga non formal dengan kegiatan membina musisi jalanan.
Berlokasi di Jalan Supratman No. 57, Kota Bandung, Jawa Barat, RMHR menjadi warisan Harry Roesli yang didirikan sejak 1997. Di mana seluruh kegiatannya fokus pada musisi jalanan.
“Saya gantikan tugas bapak, dulu aktif membina komunitas anak jalanan dan pengamen jalanan di Bandung. Ketika bapak meninggal, saya diwariskan perjuangan bapak yang menumpuk dari sisi pergerakan di musik, teman aktivis dan sosial," kata anak Harry Roesli, Layala Roesli saat dihubungi SINDOnews, Rabu (5/1/2022).
"Ketika bapak meninggal, banyak pihak berharap bisa gantikan kejeniusan bapak meski awalnya beba. Layaknya Pele dan Maradona yang anaknya nggak meneruskan bapaknya,“ sambungnya.
Layala menjelaskan, setelah sang ayah meninggal pada 2004, ia dan keluarga mencari cara agar nama Harry Roesli terus dikenang. Terlebih sebelum meninggal, pemilik nama asli Djauhar Zaharsjah Fahrudin Roesli ini sempat menitipkan pesan yang mengisyaratkan untuk meneruskan perjuangannya.
Baca Juga: Yuju Ex GFriend Debut Karier Solo lewat Album REC
Oleh karena itu, RMHR kini masih terus berjalan. Bahkan, melalui rumah tersebut, Layala juga membuka kursus musik komersial, yang mana keuntungannya digunakan untuk biaya pelatinan musisi jalanan.
Berlokasi di Jalan Supratman No. 57, Kota Bandung, Jawa Barat, RMHR menjadi warisan Harry Roesli yang didirikan sejak 1997. Di mana seluruh kegiatannya fokus pada musisi jalanan.
“Saya gantikan tugas bapak, dulu aktif membina komunitas anak jalanan dan pengamen jalanan di Bandung. Ketika bapak meninggal, saya diwariskan perjuangan bapak yang menumpuk dari sisi pergerakan di musik, teman aktivis dan sosial," kata anak Harry Roesli, Layala Roesli saat dihubungi SINDOnews, Rabu (5/1/2022).
"Ketika bapak meninggal, banyak pihak berharap bisa gantikan kejeniusan bapak meski awalnya beba. Layaknya Pele dan Maradona yang anaknya nggak meneruskan bapaknya,“ sambungnya.
Layala menjelaskan, setelah sang ayah meninggal pada 2004, ia dan keluarga mencari cara agar nama Harry Roesli terus dikenang. Terlebih sebelum meninggal, pemilik nama asli Djauhar Zaharsjah Fahrudin Roesli ini sempat menitipkan pesan yang mengisyaratkan untuk meneruskan perjuangannya.
Baca Juga: Yuju Ex GFriend Debut Karier Solo lewat Album REC
Oleh karena itu, RMHR kini masih terus berjalan. Bahkan, melalui rumah tersebut, Layala juga membuka kursus musik komersial, yang mana keuntungannya digunakan untuk biaya pelatinan musisi jalanan.
Lihat Juga :