Bisa Jadi Gejala Awal Neuropati Diabetik, Jangan Abaikan Kebas dan Kesemutan
Sabtu, 08 Januari 2022 - 07:12 WIB
loading...
A
A
A
Komplikasi ini bisa berdampak signifikan pada pasien, seperti mengalami infeksi berulang, ulkus yang tidak kunjung sembuh hingga amputasi jari dan kaki.
Komplikasi yang paling sering muncul akibat neuropati diabetik adalah terjadinya kaki diabetes atau diabeticfoot ulcer (DFU). Dokter konsultan endokrinologi, metabolik dan diabetes, Dr. dr. Tri Juli Edi Tarigan Sp.PD-KEMD, mengatakan, neuropati adalah kondisi gangguan saraf tepi dengan keluhan tertentu.
Penyebabnya bisa beragam tapi yang paling banyak adalah karena kadar gula tinggi atau neuropati diabetik.
"Gejalanya mulai dari kebas, kesemutan, mati rasa, nyeri, rasa tebal, rasa berpasir, rasa dingin, panas, terbakar, hingga yang paling berbahaya adalah hilangnya sensitivitas proteksi sehingga tidak bisa merasakan ketika terluka," tutur dr. Tri, Jumat, 7 Januari 2022.
Dokter Tri menambahkan bahwa kondisi tersebut bisa mengakibatkan luka atau cedera yang dapat berujung pada amputasi.
Komplikasi yang paling sering muncul akibat neuropati diabetik adalah terjadinya kaki diabetes atau diabeticfoot ulcer (DFU). Dokter konsultan endokrinologi, metabolik dan diabetes, Dr. dr. Tri Juli Edi Tarigan Sp.PD-KEMD, mengatakan, neuropati adalah kondisi gangguan saraf tepi dengan keluhan tertentu.
Penyebabnya bisa beragam tapi yang paling banyak adalah karena kadar gula tinggi atau neuropati diabetik.
"Gejalanya mulai dari kebas, kesemutan, mati rasa, nyeri, rasa tebal, rasa berpasir, rasa dingin, panas, terbakar, hingga yang paling berbahaya adalah hilangnya sensitivitas proteksi sehingga tidak bisa merasakan ketika terluka," tutur dr. Tri, Jumat, 7 Januari 2022.
Dokter Tri menambahkan bahwa kondisi tersebut bisa mengakibatkan luka atau cedera yang dapat berujung pada amputasi.
Lihat Juga :