Attack on Titan Season 4 Part 2, Ini 13 Karakter yang Paling Berubah
Minggu, 09 Januari 2022 - 19:33 WIB
loading...
Attack on Titan adalah serial dengan dinamika karakter yang menarik. Menjelang berakhirnya perjalanan serial ini, sejumlah karakternya mengalami banyak perubahan. (Foto: PInterest)
A
A
A
Attack on Titan punya banyak karakter hebat yang mengalami perubahan liar sepanjang perjalanan serial ini. Kini, serial ini ada di fase terakhir. Attack on Titan season 4 part 2 akan tayang malam ini, Minggu (9/1), di sejumlah platform streaming.
Season finale Attack on Titan punya banyak kejutan bagi para penggemar. Banyak yang kejutan ini terkait pada karakternya. Beberapa di antara karakter-karakter itu berubah 180 derajat dan bertindak dengan sangat berbeda di season pamungkas ini.
Banyak penggemar yang tidak terkesan dengan perubahan sikap karaker favorit mereka. Namun, tidak semua karakter di serial ini berubah menjadi buruk. Banyak dari mereka yang jadi lebih baik. Jadi, siapa saja karakter yang paling banyak berubah di sepanjang Attack on Titan? Simak ulasannya berikut ini!
Baca Juga: 3 Hal yang Dinantikan Terjadi di Attack on Titan Season 4 Part 2
13. Floch
![Attack on Titan Season 4 Part 2, Ini 13 Karakter yang Paling Berubah]()
Floch jelas adalah salah satu karakter paling dibenci di serial ini. Di awal, dia adalah orang yang tidak paham bagaimana dunia berfungsi. Tapi, dengan cepat berubah setelah keterlibatan pertamanya dalam perang sungguhan melawan Titan. Ketika Floch belajar lebih tentang Titan, dia jadi dendam pada orang-orang Marley. Di season akhir, kebenciannya telah mencapai level ekstrem sampai dia harus menghabisis seluruh orang Marley. Sikap Floch benar-benar membuat waspada karena dia siap bertarung melawan sekutunya sendiri kalau mereka tidak sepakat dengan cara berpikirnya. Saat ini, banyak orang di Pulau Paradis yang punya mental yang sama seperti dia.
12. Jean
![Attack on Titan Season 4 Part 2, Ini 13 Karakter yang Paling Berubah]()
Di awal serial ini, Jean adalah orang arogan yang selalu berusaha mengesankan orang di sekitarnya. Dia selalu berusaha menyaingi Eren. Itu bukan apa-apa, hanya sekadar persaingan antar teman. Saat itu, karakter Jean tidak benar-benar menyenangkan. Kebutuhannya untuk terus mengesankan orang lain membuatnya terlihat seperti orang bodoh. Seiring perkembangan serial ini, karakter Jean berubah dan menjadi lebih disukai. Alih-alih menyebabkan pertengkaran dengan darah panasnya, Jean mampu mengendalikan temperamennya dengan lebih baik. Ini membuatnya bisa menilai situasi dengan lebih baik dan muncul dengan keputusan yang rasional.
Season finale Attack on Titan punya banyak kejutan bagi para penggemar. Banyak yang kejutan ini terkait pada karakternya. Beberapa di antara karakter-karakter itu berubah 180 derajat dan bertindak dengan sangat berbeda di season pamungkas ini.
Banyak penggemar yang tidak terkesan dengan perubahan sikap karaker favorit mereka. Namun, tidak semua karakter di serial ini berubah menjadi buruk. Banyak dari mereka yang jadi lebih baik. Jadi, siapa saja karakter yang paling banyak berubah di sepanjang Attack on Titan? Simak ulasannya berikut ini!
Baca Juga: 3 Hal yang Dinantikan Terjadi di Attack on Titan Season 4 Part 2
13. Floch

Floch jelas adalah salah satu karakter paling dibenci di serial ini. Di awal, dia adalah orang yang tidak paham bagaimana dunia berfungsi. Tapi, dengan cepat berubah setelah keterlibatan pertamanya dalam perang sungguhan melawan Titan. Ketika Floch belajar lebih tentang Titan, dia jadi dendam pada orang-orang Marley. Di season akhir, kebenciannya telah mencapai level ekstrem sampai dia harus menghabisis seluruh orang Marley. Sikap Floch benar-benar membuat waspada karena dia siap bertarung melawan sekutunya sendiri kalau mereka tidak sepakat dengan cara berpikirnya. Saat ini, banyak orang di Pulau Paradis yang punya mental yang sama seperti dia.
12. Jean

Di awal serial ini, Jean adalah orang arogan yang selalu berusaha mengesankan orang di sekitarnya. Dia selalu berusaha menyaingi Eren. Itu bukan apa-apa, hanya sekadar persaingan antar teman. Saat itu, karakter Jean tidak benar-benar menyenangkan. Kebutuhannya untuk terus mengesankan orang lain membuatnya terlihat seperti orang bodoh. Seiring perkembangan serial ini, karakter Jean berubah dan menjadi lebih disukai. Alih-alih menyebabkan pertengkaran dengan darah panasnya, Jean mampu mengendalikan temperamennya dengan lebih baik. Ini membuatnya bisa menilai situasi dengan lebih baik dan muncul dengan keputusan yang rasional.
Lihat Juga :