Yuk, Mari Mengenal BPA dan Apa Bahayanya bagi Kesehatan
Rabu, 10 Juni 2020 - 16:38 WIB
loading...
Kandungan BPA ini biasanya sering dijumpai di sejumlah benda, seperti kemasan plastik, kemasan kaleng, dan mainan anak. / Foto: ilustrasi/thermalblog.co.uk
A
A
A
JAKARTA - Dalam kehidupan sehari-hari, istilah BPA (Bisphenol-A) mungkin sudah sering didengar. Bagi seorang ibu yang memiliki balita , pasti kerap menemukan klaim BPA Free atau bebas kandungan BPA dari suatu produk bayi . Lantas, apa sebenarnya BPA itu? Mengapa ada klaim BPA Free?
Menurut penjelasan dari laman resmi Mayo Clinic , BPA merupakan salah satu zat kimia industri. Biasanya BPA digunakan untuk produksi plastik dan resin. Zat kimia tersebut memiliki sifat beracun dan terindikasi dapat menyebabkan penyakit kanker. Oleh karenanya, sering muncul imbauan untuk tidak memanaskan makanan menggunakan wadah plastik yang mengandung BPA. Apabila hal itu terjadi, proses tersebut menyebabkan sejumlah zat kimia dari kemasan akan terlepas dan masuk ke dalam makanan.
(Baca juga: 5 Inspirasi Padu-Padan Gaun dengan Kets )
Berdasarkan situs khusus yang membahas BPA,factsaboutbpa.org, kandungan BPA ini dapat ditemukan di beberapa benda, seperti kemasan plastik, kemasan kaleng, dan mainan anak. Dalam kemasan plastik, BPA bisa terkandung dalam botol minuman, tempat makan, wadah penyimpan makanan dan lainnya. Setiap kemasan plastik memiliki kode resin berbentuk segitiga bernomor di bawah kemasan.
BPA biasanya ditemukan dalam plastik berjenis polyvinyl chloride (kode resin 3) dan polycarbonate (kode resin 7). Jika Anda memiliki kemasan plastik berkode tersebut, Anda bisa lebih berhati-hati dalam menggunakannya. Agar lebih aman dan terhindar dari BPA, Anda bisa mulai mencari produk berlabel BPA Free atau Food Grade.
Menurut penjelasan dari laman resmi Mayo Clinic , BPA merupakan salah satu zat kimia industri. Biasanya BPA digunakan untuk produksi plastik dan resin. Zat kimia tersebut memiliki sifat beracun dan terindikasi dapat menyebabkan penyakit kanker. Oleh karenanya, sering muncul imbauan untuk tidak memanaskan makanan menggunakan wadah plastik yang mengandung BPA. Apabila hal itu terjadi, proses tersebut menyebabkan sejumlah zat kimia dari kemasan akan terlepas dan masuk ke dalam makanan.
(Baca juga: 5 Inspirasi Padu-Padan Gaun dengan Kets )
Berdasarkan situs khusus yang membahas BPA,factsaboutbpa.org, kandungan BPA ini dapat ditemukan di beberapa benda, seperti kemasan plastik, kemasan kaleng, dan mainan anak. Dalam kemasan plastik, BPA bisa terkandung dalam botol minuman, tempat makan, wadah penyimpan makanan dan lainnya. Setiap kemasan plastik memiliki kode resin berbentuk segitiga bernomor di bawah kemasan.
BPA biasanya ditemukan dalam plastik berjenis polyvinyl chloride (kode resin 3) dan polycarbonate (kode resin 7). Jika Anda memiliki kemasan plastik berkode tersebut, Anda bisa lebih berhati-hati dalam menggunakannya. Agar lebih aman dan terhindar dari BPA, Anda bisa mulai mencari produk berlabel BPA Free atau Food Grade.
Lihat Juga :