Omicron Lebih Cepat Menular dan Efeknya Ringan, Pakar Kesehatan: Tak Berlaku Bagi Komorbid
Selasa, 11 Januari 2022 - 11:55 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu masyarakat juga harus melihat apakah varian tersebut menyerang populasi rentan seperti orang dengan komorbid dan lanjut usia (lansia). Jika misalnya populasi lansia tersebut belum divaksin, maka risiko rawat inap tentu lebih tinggi.
Jika hal itu terjadi di Indonesia, maka risiko akan meningkat, Sebab masih banyak lansia dan populasi rentan lain yang belum divaksin.
Ia menambahkan bahwa secara umum kasus Omicron di Indonesia bergejala ringan. Meski demikian, perlu diingat tidak semuanya Omicron 100 persen bergejala ringan. Ia pun memberikan contoh kasus yang terjadi di Amerika Serikat (AS) saat ini.
"Buktinya kan ada juga yang berat. Di Amerika contohnya sudah ada 100 ribu lebih orang yang terinfeksi. Di Amerika kasus positif per hari bisa lebih dari satu juta. Omicron lebih serius daripada Delta ternyata," tuntasnya.
Jika hal itu terjadi di Indonesia, maka risiko akan meningkat, Sebab masih banyak lansia dan populasi rentan lain yang belum divaksin.
Ia menambahkan bahwa secara umum kasus Omicron di Indonesia bergejala ringan. Meski demikian, perlu diingat tidak semuanya Omicron 100 persen bergejala ringan. Ia pun memberikan contoh kasus yang terjadi di Amerika Serikat (AS) saat ini.
"Buktinya kan ada juga yang berat. Di Amerika contohnya sudah ada 100 ribu lebih orang yang terinfeksi. Di Amerika kasus positif per hari bisa lebih dari satu juta. Omicron lebih serius daripada Delta ternyata," tuntasnya.
(hri)
Lihat Juga :