3 Janda Terkaya di Indonesia, yang Terakhir Punya Harta Senilai Rp8,5 Triliun
Sabtu, 22 Januari 2022 - 18:30 WIB
loading...
A
A
A
Meskipun belakangan tak terlalu aktif di dunia hiburan, Yuni Shara diketahui memiliki sejumlah bisnis di berbagai bidang mulai kuliner, fashion, hingga menjadi produsen panci antilengket.
Tak puas, Yuni Shara juga merambah lini usaha yang mungkin lebih banyak digeluti oleh kaum pria, yakni bisnis konstruksi dan batu bara. Terbayang dong betapa tajirnya dia?
3. Arini Saraswati Subianto
![3 Janda Terkaya di Indonesia, yang Terakhir Punya Harta Senilai Rp8,5 Triliun]()
Gelar sebagai janda terkaya di Indonesia sudah pasti digenggam oleh wanita karier satu ini. Bagaimana tidak, Arini Saraswati Subianto bahkan termasuk dalam jajaran wanita paling tajir di Tanah Air.
Di balik kesuksesannya, Arini merupakan janda dengan dua anak sejak ditinggal wafat sang suami pada 2012. Di tahun 2019, ia ditaksir oleh majalah Forbes memiliki kekayaan sebesar USD600 juta atau sekitar Rp8,5 triliun.
Sumber cuan melimpah itu ia dapatkan dari statusnya sebagai presiden direktur dari tiga perusahaan sekaligus, yakni PT Persada Capital Investama, PT Tri Nur Cakrawala, dan PT Pandu Alam Persada.
Lewat perusahaan yang bergerak di bidang jasa investasi dan konstruksi itu, Arini menggenggam saham salah satu perusahaan batu bara besar di Indonesia, yakni PT Adaro Energy Tbk. Maka tak heran apabila ia begitu tajir melintir.
Tak puas, Yuni Shara juga merambah lini usaha yang mungkin lebih banyak digeluti oleh kaum pria, yakni bisnis konstruksi dan batu bara. Terbayang dong betapa tajirnya dia?
3. Arini Saraswati Subianto

Gelar sebagai janda terkaya di Indonesia sudah pasti digenggam oleh wanita karier satu ini. Bagaimana tidak, Arini Saraswati Subianto bahkan termasuk dalam jajaran wanita paling tajir di Tanah Air.
Di balik kesuksesannya, Arini merupakan janda dengan dua anak sejak ditinggal wafat sang suami pada 2012. Di tahun 2019, ia ditaksir oleh majalah Forbes memiliki kekayaan sebesar USD600 juta atau sekitar Rp8,5 triliun.
Sumber cuan melimpah itu ia dapatkan dari statusnya sebagai presiden direktur dari tiga perusahaan sekaligus, yakni PT Persada Capital Investama, PT Tri Nur Cakrawala, dan PT Pandu Alam Persada.
Lewat perusahaan yang bergerak di bidang jasa investasi dan konstruksi itu, Arini menggenggam saham salah satu perusahaan batu bara besar di Indonesia, yakni PT Adaro Energy Tbk. Maka tak heran apabila ia begitu tajir melintir.
(tsa)
Lihat Juga :