Sempat Bangkrut, Adit Adiyatma Akhirnya Sukses Kibarkan Mailmo
Kamis, 11 Juni 2020 - 23:32 WIB
loading...
Menemui kegagalan di awal langkahnya tidak serta merta membuat Adit Adiyatma patah semangat, dia justru menjadikannya sebagai batu loncatan. / Foto: ist
A
A
A
JAKARTA - Usaha clothing merupakan salah satu bisnis yang naik daun di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Namun, bukan perkara mudah meraih kesuksesan di dunia bisnis ini. Persaingannya sangat sengit. Jika salah strategi, bisnis bisa hancur lebur. Pengalaman jatuh bangun mengelola bisnis clothing ini pun telah dirasakan Adit Adiyatma.
(Baca juga: Model Halima Aden Buat Masker Hijab Khusus untuk Petugas Kesehatan )
Pria asal Kalimantan itu kini menancap kesuksesan di bisnis clothing dengan brand Mailmo. Jalan terjal dan berliku harus ditempuh Adit sebelum mencapai keberhasilan seperti saat ini. Bahkan, dia pernah jatuh bangkrut ketika memulai usaha clothing .
"Gue mulai terjun di bisnis clothing pada tahun 2010. Waktu itu masih join berdua, namanya North Noise. Sayangnya cuma bertahan sampai 2014, gagal dan akhirnya bangkrut," kenang Adit melalui pernyataan tertulisnya, Kamis (11/6).
Menemui kegagalan di awal langkahnya tidak serta merta membuat Adit patah semangat. Dia justru menjadikannya sebagai batu loncatan. Berkaca dari pengalamannya, Adit tak mau mengulangi kesalahan sebelumnya, hingga akhirnya bisa sukses bersama Mailmo.
(Baca juga: Model Halima Aden Buat Masker Hijab Khusus untuk Petugas Kesehatan )
Pria asal Kalimantan itu kini menancap kesuksesan di bisnis clothing dengan brand Mailmo. Jalan terjal dan berliku harus ditempuh Adit sebelum mencapai keberhasilan seperti saat ini. Bahkan, dia pernah jatuh bangkrut ketika memulai usaha clothing .
"Gue mulai terjun di bisnis clothing pada tahun 2010. Waktu itu masih join berdua, namanya North Noise. Sayangnya cuma bertahan sampai 2014, gagal dan akhirnya bangkrut," kenang Adit melalui pernyataan tertulisnya, Kamis (11/6).
Menemui kegagalan di awal langkahnya tidak serta merta membuat Adit patah semangat. Dia justru menjadikannya sebagai batu loncatan. Berkaca dari pengalamannya, Adit tak mau mengulangi kesalahan sebelumnya, hingga akhirnya bisa sukses bersama Mailmo.
Lihat Juga :