Penjelasan Virus Zombi dan Half-Bies dalam All of Us Are Dead
Senin, 31 Januari 2022 - 09:30 WIB
loading...
A
A
A
Gwi-nam tetap punya kecerdasan layaknya manusia, tapi zombi tidak lagi tertarik padanya alias menganggapnya sudah menjadi zombi. Artinya, ia tidak lagi diserang oleh zombi, membuatnya bebas berkeliaran meneror para siswa yang masih 100% manusia.
Untuk menjelaskan kasus Gwi-nam dan dua nama lainnya, Byeong-chan menjelaskan bahwa ada fenomena langka yang terjadi. Ini adalah saat sel darah putih manusia yang disuntikkan Virus Jonas masih tersisa sedikit, padahal semestinya sel tersebut dirusak.
Alih-alih rusak, sel-sel ini bermutasi alias beradaptasi dengan Virus Jonas yang masuk ke tubuh. Virus Jonas akan bersembunyi di balik Ribonucleic Acid (RNA, pembawa kode etik generik pada virus) sel, dan akan 'aktif' kalau tubuh diserang atau merasa takut. Ini adalah respons "mangsa" untuk tetap bertahan hidup saat berhadapan dengan "predator".
![Penjelasan Virus Zombi dan Half-Bies dalam All of Us Are Dead]()
Foto: Netflix
Singkatnya, half-bies seperti manusia berkekuatan super. Pendengaran mereka jadi sangat tajam. Mereka juga sangat cepat sembuh dari luka parah. Tentu saja, mereka juga tidak bisa mati, kecuali diledakkan dengan bom berkekuatan dahsyat.
Yang menarik, kondisi half-bies bisa berbeda-beda. Gwi-nam menjadi jauh lebih agresif dibanding saat dia masih menjadi manusia 100%. Namun Nam-ra mampu mengontrol tubuh dan pikirannya hingga perilakunya lebih mirip manusia dibanding zombi.
Nam-ra baru menunjukkan perilaku sebagai zombi saat sedang merasa terancam, atau saat benar-benar lapar. Saat lapar, pikirannya bisa mengarahkannya untuk memangsa manusia, tapi ia masih punya kontrol atas tubuhnya, membuatnya hanya memangsa mayat saja.
Baca Juga: Park Solomon Banyak Nangis saat Baca Skenario dan Syuting All of Us Are Dead
Jika All of Us Are Dead akan dibuatkan season keduanya, maka kisah manusia super alias half-bies mungkin akan dieksplorasi lebih dalam lagi. Apalagi, pada akhir cerita diperlihatkan bahwa Jin-su dan ibunya alias istri Byeong-chan digambarkan masih ada di rumah mereka dalam kondisi terikat.
Keduanya dibawa oleh National Intelligence Service (NIS), dan sudah pasti akan dijadikan objek penelitian untuk membuat vaksin Virus Jonas, atau malah untuk membuat manusia super seperti Nam-ra.
Untuk menjelaskan kasus Gwi-nam dan dua nama lainnya, Byeong-chan menjelaskan bahwa ada fenomena langka yang terjadi. Ini adalah saat sel darah putih manusia yang disuntikkan Virus Jonas masih tersisa sedikit, padahal semestinya sel tersebut dirusak.
Alih-alih rusak, sel-sel ini bermutasi alias beradaptasi dengan Virus Jonas yang masuk ke tubuh. Virus Jonas akan bersembunyi di balik Ribonucleic Acid (RNA, pembawa kode etik generik pada virus) sel, dan akan 'aktif' kalau tubuh diserang atau merasa takut. Ini adalah respons "mangsa" untuk tetap bertahan hidup saat berhadapan dengan "predator".

Foto: Netflix
Singkatnya, half-bies seperti manusia berkekuatan super. Pendengaran mereka jadi sangat tajam. Mereka juga sangat cepat sembuh dari luka parah. Tentu saja, mereka juga tidak bisa mati, kecuali diledakkan dengan bom berkekuatan dahsyat.
Yang menarik, kondisi half-bies bisa berbeda-beda. Gwi-nam menjadi jauh lebih agresif dibanding saat dia masih menjadi manusia 100%. Namun Nam-ra mampu mengontrol tubuh dan pikirannya hingga perilakunya lebih mirip manusia dibanding zombi.
Nam-ra baru menunjukkan perilaku sebagai zombi saat sedang merasa terancam, atau saat benar-benar lapar. Saat lapar, pikirannya bisa mengarahkannya untuk memangsa manusia, tapi ia masih punya kontrol atas tubuhnya, membuatnya hanya memangsa mayat saja.
Baca Juga: Park Solomon Banyak Nangis saat Baca Skenario dan Syuting All of Us Are Dead
Jika All of Us Are Dead akan dibuatkan season keduanya, maka kisah manusia super alias half-bies mungkin akan dieksplorasi lebih dalam lagi. Apalagi, pada akhir cerita diperlihatkan bahwa Jin-su dan ibunya alias istri Byeong-chan digambarkan masih ada di rumah mereka dalam kondisi terikat.
Keduanya dibawa oleh National Intelligence Service (NIS), dan sudah pasti akan dijadikan objek penelitian untuk membuat vaksin Virus Jonas, atau malah untuk membuat manusia super seperti Nam-ra.
(ita)
Lihat Juga :