Prediksi Puncak Kasus Omicron Akhir Februari, Kemenkes: Tapi Tergantung Prokes Masyarakat
Kamis, 03 Februari 2022 - 13:32 WIB
loading...
A
A
A
"Kalau kemarin sampai 57 ribu kasus perhari, mungkin ini sekarang sekitar 100-150 lebih kasus perhari," jelasnya.
Sehubungan dengan puncak kasus Covid-19 varian Omicron, Dante berpesan agar masyarakat dapat mematuhi prokes yang seharusnya belajar dari pengalaman sebelumnya. Dia juga berharap agar tahun tidak mengalami kelonjakan seperti varian delta lalu.
"Tapi itu tergantung dari protokol kesehatan masyarakat, dimana sudah ada pengalaman dua tahun. Mudah-mudahan, kita harapkan kasusnya tidak setinggi itu," sambung Dante.
Sekadar informasi bahwa puncak Covid-19 yang mencapai 57 ribu, juga pernah disampaikan oleh Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin. Dia mengatakan tidak perlu kaget bila saat ini bisa 2-3 kali lipat di atas puncak Delta.
“Jadi kalau puncak kita dulu pernah 57.000 per hari, kita mesti siap-siap dan hati-hati dan waspada, tidak perlu kaget, kalau melihat di negara-negara lain itu bisa 2 kali sampai 3 kali di atas puncak Delta,” kata Menkes Budi saat Konferensi Pers secara virtual, Senin (31/1/2022).
Sehubungan dengan puncak kasus Covid-19 varian Omicron, Dante berpesan agar masyarakat dapat mematuhi prokes yang seharusnya belajar dari pengalaman sebelumnya. Dia juga berharap agar tahun tidak mengalami kelonjakan seperti varian delta lalu.
"Tapi itu tergantung dari protokol kesehatan masyarakat, dimana sudah ada pengalaman dua tahun. Mudah-mudahan, kita harapkan kasusnya tidak setinggi itu," sambung Dante.
Sekadar informasi bahwa puncak Covid-19 yang mencapai 57 ribu, juga pernah disampaikan oleh Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin. Dia mengatakan tidak perlu kaget bila saat ini bisa 2-3 kali lipat di atas puncak Delta.
“Jadi kalau puncak kita dulu pernah 57.000 per hari, kita mesti siap-siap dan hati-hati dan waspada, tidak perlu kaget, kalau melihat di negara-negara lain itu bisa 2 kali sampai 3 kali di atas puncak Delta,” kata Menkes Budi saat Konferensi Pers secara virtual, Senin (31/1/2022).
(hri)
Lihat Juga :