8 Persamaan All of Us Are Dead dengan Train to Busan
Jum'at, 04 Februari 2022 - 10:12 WIB
loading...
A
A
A
Sementara dalam AOARD, para murid berulang kali berada dalam momen "hidup atau mati" saat harus berpindah dari satu ruangan ke ruangan lainnya. Para karakter dalam film dan serial ini juga menggunakan berbagai alat ala kadarnya sebagai tameng, termasuk melindungi tangan mereka dengan selotip.
3. Ada Tim Olahraga Sekolah yang Terlibat
![8 Persamaan All of Us Are Dead dengan Train to Busan]()
Foto: Next Entertainment World
Dalam TTB, ada tim baseball sekolah yang ikut menjadi penumpang. Mereka tampaknya akan melakukan pertandingan karena ada cheerleader yang ikut bersama tim ini.
Sementara dalam AOARD, ada tim panahan sekolah yang baru pulang dari pertandingan. Film dan serialnya juga sama-sama menggunakan alat olahraga (tongkat baseball dan panah) sebagai senjata untuk melawan para zombi.
4. Zombi yang Bodoh dan Sangat Sensitif pada Suara
![8 Persamaan All of Us Are Dead dengan Train to Busan]()
Foto: Netflix
Para zombi dalam TTB dan AOARD sama-sama tak punya inteligensi sama sekali, bahkan hanya untuk membuka pintu atau jendela. Selain itu, mereka juga sama-sama sangat sensitif pada suara. Mereka akan langsung berlari menghampiri sumber suara yang mereka dengar.
5. Karakter Antagonis yang Jauh Lebih Mengerikan Dibanding Para Zombi
![8 Persamaan All of Us Are Dead dengan Train to Busan]()
Foto: Netflix/Next Entertainment World
Dalam AOARD, ada Na-yeon (Lee Yoo-mi) si murid kaya yang sangat egois. Saking egoisnya, dia bahkan sanggup membunuh Gyeong-su secara tidak langsung dengan membuatnya berubah menjadi zombi.
Belum cukup, masih ada Gwi-nam (Yoo In-soo) yang hobinya mengorbankan orang lain dengan menjadikan mereka sebagai tameng untuk menyelamatkan diri. Na-yeon dan Gwi-nam adalah dua sosok yang paling bikin darah penonton mendidih tiap kali mereka muncul di layar.
Sementara dalam TTB, ada karakter Yon-suk (Kim Eui-sung), seorang pria kaya yang juga berulang kali mengorbankan orang lain agar ia bisa lari menyelamatkan diri dari serangan zombi.
Ia juga yang menghasut para penumpang lainnya agar Seok-wo dan yang lainnya tidak bisa masuk ke gerbang yang aman dari zombi. Ini sangat mirip dengan kelakuan Na-yeon yang menuduh Gyeung-su digigit zombi dan memintanya untuk diasingkan saja.
3. Ada Tim Olahraga Sekolah yang Terlibat

Foto: Next Entertainment World
Dalam TTB, ada tim baseball sekolah yang ikut menjadi penumpang. Mereka tampaknya akan melakukan pertandingan karena ada cheerleader yang ikut bersama tim ini.
Sementara dalam AOARD, ada tim panahan sekolah yang baru pulang dari pertandingan. Film dan serialnya juga sama-sama menggunakan alat olahraga (tongkat baseball dan panah) sebagai senjata untuk melawan para zombi.
4. Zombi yang Bodoh dan Sangat Sensitif pada Suara

Foto: Netflix
Para zombi dalam TTB dan AOARD sama-sama tak punya inteligensi sama sekali, bahkan hanya untuk membuka pintu atau jendela. Selain itu, mereka juga sama-sama sangat sensitif pada suara. Mereka akan langsung berlari menghampiri sumber suara yang mereka dengar.
5. Karakter Antagonis yang Jauh Lebih Mengerikan Dibanding Para Zombi

Foto: Netflix/Next Entertainment World
Dalam AOARD, ada Na-yeon (Lee Yoo-mi) si murid kaya yang sangat egois. Saking egoisnya, dia bahkan sanggup membunuh Gyeong-su secara tidak langsung dengan membuatnya berubah menjadi zombi.
Belum cukup, masih ada Gwi-nam (Yoo In-soo) yang hobinya mengorbankan orang lain dengan menjadikan mereka sebagai tameng untuk menyelamatkan diri. Na-yeon dan Gwi-nam adalah dua sosok yang paling bikin darah penonton mendidih tiap kali mereka muncul di layar.
Sementara dalam TTB, ada karakter Yon-suk (Kim Eui-sung), seorang pria kaya yang juga berulang kali mengorbankan orang lain agar ia bisa lari menyelamatkan diri dari serangan zombi.
Ia juga yang menghasut para penumpang lainnya agar Seok-wo dan yang lainnya tidak bisa masuk ke gerbang yang aman dari zombi. Ini sangat mirip dengan kelakuan Na-yeon yang menuduh Gyeung-su digigit zombi dan memintanya untuk diasingkan saja.
Lihat Juga :