Ini Alasan Hasil Tes Swab Berbeda, Menkes: Tidak Ada PCR yang 100 Persen Sempurna
Senin, 07 Februari 2022 - 15:14 WIB
loading...
A
A
A
Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dikatakan Menkes Budi, mengizinkan masyarakat untuk melakukan tes pembanding di lab yang berbeda. Hal ini terutama bagi pelaku perjalanan luar negeri.
“Untuk kedatangan luar negeri yang sering rame Kemenkes sudah mengizinkan kalau misalnya ada di tes positif, boleh melakukan tes pembanding dan sekaligus dua lab yang berbeda dan sudah terakreditasi oleh Kemenkes,” kata Menkes Budi.
Dari tes pembanding tersebut akan terlihat perbedaan hasil. Di mana apakah hasil tes lebih unggul positif atau negatif.
“Sehingga kalau keluar dua hasilnya, langsung bisa kita liat hasilnya kan, jadi ada tiga itu hasilnya. Kalau rasionya 2:1 bilang negatif ya otomatis negatif, kalau dua dari tiga hasil itu bilang positif ya orang itu positif Covid-19,” pungkasnya.
Baca Juga: Demam dan Sakit Tenggorokan Tapi Hasil Tes Covid-19 Negatif, Pakar Penyakit Menular Sarankan Ini
“Untuk kedatangan luar negeri yang sering rame Kemenkes sudah mengizinkan kalau misalnya ada di tes positif, boleh melakukan tes pembanding dan sekaligus dua lab yang berbeda dan sudah terakreditasi oleh Kemenkes,” kata Menkes Budi.
Dari tes pembanding tersebut akan terlihat perbedaan hasil. Di mana apakah hasil tes lebih unggul positif atau negatif.
“Sehingga kalau keluar dua hasilnya, langsung bisa kita liat hasilnya kan, jadi ada tiga itu hasilnya. Kalau rasionya 2:1 bilang negatif ya otomatis negatif, kalau dua dari tiga hasil itu bilang positif ya orang itu positif Covid-19,” pungkasnya.
Baca Juga: Demam dan Sakit Tenggorokan Tapi Hasil Tes Covid-19 Negatif, Pakar Penyakit Menular Sarankan Ini
(dra)
Lihat Juga :