Sayuran Ini Berisiko Picu Kanker 2 Kali Lipat, Batasi!
Selasa, 08 Februari 2022 - 12:33 WIB
loading...
A
A
A
Meta-analisis adalah proses penelitian yang digunakan untuk secara sistematis menggabungkan temuan studi tunggal dan independen untuk sampai pada kesimpulan yang lebih konsisten. Para peneliti menjelajahi PubMed, ISI-Web of Science, J-EAST, IndMed, Vip Chinese Periodical, dan database China National Knowledge.
Sebanyak 34 studi dimasukkan dalam analisis. Mayoritas analisis sub kelompok menunjukkan hubungan signifikan secara statistik antara mengonsumsi acar sayuran dan risiko kanker kerongkongan.
"Hasil kami menunjukkan potensi dua kali lipat peningkatan risiko kanker esofagus terkait dengan asupan acar sayuran," jelas penelitian.
Makanan yang diawetkan dengan pengasinan, seperti acar sayuran, dikaitkan dengan perkembangan kanker, demikian peringatan World Cancer Research Fund. Sayuran ini juga telah dikaitkan dengan risiko kanker perut.
Baca Juga: Stres Bisa Jadi Pemicu Kanker Payudara, Waspada!
Faktanya, sebuah penelitian yang lebih tua yang diterbitkan dalam British Journal of Cancer menemukan bahwa orang yang makan makanan asin secara teratur melipatgandakan risiko kanker perut.
Sebanyak 34 studi dimasukkan dalam analisis. Mayoritas analisis sub kelompok menunjukkan hubungan signifikan secara statistik antara mengonsumsi acar sayuran dan risiko kanker kerongkongan.
"Hasil kami menunjukkan potensi dua kali lipat peningkatan risiko kanker esofagus terkait dengan asupan acar sayuran," jelas penelitian.
Makanan yang diawetkan dengan pengasinan, seperti acar sayuran, dikaitkan dengan perkembangan kanker, demikian peringatan World Cancer Research Fund. Sayuran ini juga telah dikaitkan dengan risiko kanker perut.
Baca Juga: Stres Bisa Jadi Pemicu Kanker Payudara, Waspada!
Faktanya, sebuah penelitian yang lebih tua yang diterbitkan dalam British Journal of Cancer menemukan bahwa orang yang makan makanan asin secara teratur melipatgandakan risiko kanker perut.
Lihat Juga :