Tari Perut di Arab Saudi, Sejarah dan Eksistensinya Kini
Senin, 14 Februari 2022 - 20:00 WIB
loading...
Tari perut atau belly dance adalah jenis tarian yang menonjolkan bagian perut dan berkembang di negara-negara Timur Tengah. Foto Ilustrasi/Freepik
A
A
A
JAKARTA - Tari perut atau belly dance adalah jenis tarian yang menonjolkan bagian perut dan berkembang di negara-negara Timur Tengah. Tidak diketahui secara pasti dari negara mana tarian ini pertama kali berasal.
Melansir jurnal internasional berjudul History of the Belly Dance: is It to Entice Men or a Female’s Rite of Passage?, tari perut adalah sebuah tarian klasik yang cukup tua dan mulai berkembang sejak 220 SM. Tarian ini berasal dari budaya Mesir dan menyebar ke Arab Saudi hingga India.
Baca Juga: Direksi Tonton Tari Perut, Begini Kata Serikat Pekerja Transjakarta
Tarian ini juga berkembang ke berbagai negara seperti Amerika Serikat, Turki, dan Prancis. Di Timur Tengah, tarian ini sering dipertontonkan untuk upacara tertentu. Contohnya pernikahan, kelahiran bayi dan acara-acara penting lain.
Para penarinya juga tampil sangat terbuka dan menonjolkan bagian perut. Meski demikian, tarian ini biasa ditarikan dan dipertunjukan oleh sesama perempuan. Sementara kaum laki-laki akan merayakannya sendiri di ruang terpisah. Tak heran, jika tari perut ini juga dijadikan ajang bersosialisasi bagi kaum wanita di Timur Tengah.
Melansir jurnal internasional berjudul History of the Belly Dance: is It to Entice Men or a Female’s Rite of Passage?, tari perut adalah sebuah tarian klasik yang cukup tua dan mulai berkembang sejak 220 SM. Tarian ini berasal dari budaya Mesir dan menyebar ke Arab Saudi hingga India.
Baca Juga: Direksi Tonton Tari Perut, Begini Kata Serikat Pekerja Transjakarta
Tarian ini juga berkembang ke berbagai negara seperti Amerika Serikat, Turki, dan Prancis. Di Timur Tengah, tarian ini sering dipertontonkan untuk upacara tertentu. Contohnya pernikahan, kelahiran bayi dan acara-acara penting lain.
Para penarinya juga tampil sangat terbuka dan menonjolkan bagian perut. Meski demikian, tarian ini biasa ditarikan dan dipertunjukan oleh sesama perempuan. Sementara kaum laki-laki akan merayakannya sendiri di ruang terpisah. Tak heran, jika tari perut ini juga dijadikan ajang bersosialisasi bagi kaum wanita di Timur Tengah.
Lihat Juga :