Jabar Duduki Peringkat Pertama Penambahan Kasus Positif Covid-19
Sabtu, 19 Februari 2022 - 17:10 WIB
loading...
A
A
A
"Dalam beberapa hari terakhir, Jabar menduduki ranking pertama terkait penambahan kasus konfirmasi positif," ujarnya.
Kendati demikian, Letjen TNI Suharyanto mengimbau masyarakat Jabar untuk tetap tenang dan tidak panik menghadapi kondisi tersebut.
"Yang penting kita segera bersiap untuk kembali bekerja keras, sehingga Jabar dapat kembali kondusif," sambungnya.
Suharyanto memaparkan, puncak jumlah kasus Covid-19 yang dipicu varian Omicron juga sudah melampaui puncak jumlah kasus Covid-19 varian Delta tahun lalu. Namun, tingkat fatalitas atau kematian pasien Covid-19 saat ini jauh lebih rendah dibandingkan tahun lalu.
"Sebagai gambaran, saat varian Delta tahun lalu, puncak kasus mencapai 56.000 per hari, tapi sekarang di nasional 64.000, yang meninggal di bawah 250 orang. Artinya, memang dari segi kefatalan, varian Omicron ini tidak seberbahaya Delta, tapi banyak juga yang meninggal," jelasnya.
Kendati demikian, Letjen TNI Suharyanto mengimbau masyarakat Jabar untuk tetap tenang dan tidak panik menghadapi kondisi tersebut.
"Yang penting kita segera bersiap untuk kembali bekerja keras, sehingga Jabar dapat kembali kondusif," sambungnya.
Suharyanto memaparkan, puncak jumlah kasus Covid-19 yang dipicu varian Omicron juga sudah melampaui puncak jumlah kasus Covid-19 varian Delta tahun lalu. Namun, tingkat fatalitas atau kematian pasien Covid-19 saat ini jauh lebih rendah dibandingkan tahun lalu.
"Sebagai gambaran, saat varian Delta tahun lalu, puncak kasus mencapai 56.000 per hari, tapi sekarang di nasional 64.000, yang meninggal di bawah 250 orang. Artinya, memang dari segi kefatalan, varian Omicron ini tidak seberbahaya Delta, tapi banyak juga yang meninggal," jelasnya.
Lihat Juga :