Covid-19 Kembali Serang Singapura, Ini Langkah Kemenkes untuk Halau Penyebarannya di Indonesia
Rabu, 22 Mei 2024 - 21:36 WIB
loading...
Singapura diserang Covid-19 varian KP.1 dan KP.2. Foto Ilustrasi/Dok. AFP
A
A
A
JAKARTA - Singapura diserang Covid-19 varian KP.1 dan KP.2. Total kasusnya per periode 5 hingga 11 Mei 2024 mencapai 25.900 kasus.
Meski kasus konfirmasinya tinggi, data dari Kementerian Kesehatan Singapura mencatat bahwa kasus yang masuk rumah sakit tidak begitu tinggi. Rerata pasien masuk ICU pun masih rendah.
Juru Bicara Kementerian Kesehatan RI Mohammad Syahril menegaskan, hingga saat ini kasus KP.1 dan KP.2 yang tengah merebak di Singapura belum teridentifikasi di Indonesia. Walau demikian, pemerintah tetap melakukan berbagai upaya pencegahan guna menghalau masuknya varian itu ke Indonesia.
Baca Juga: Kemenkes Pastikan Varian Covid-19 KP yang Menyerang Singapura Belum Ditemukan di Indonesia
Syahril menjelaskan, belajar dari lonjakan kasus saat pandemi, Indonesia telah memiliki strategi dalam penanggulangan Covid-19. Yaitu mengintensifkan kapasitas mencakup manajemen klinis, surveilans, imunisasi, promosi kesehatan, dan sebagainya.
"Upaya yang telah disiapkan adalah rumah sakit sudah memiliki peringatan dini (early warning) dalam konversi tempat tidur, adanya tenaga cadangan, kesiapan perbekalan kesehatan seperti oksigen, hingga obat-obatan serta vaksinasi, terutama bagi kelompok berisiko," kata Syahril dalam keterangan resminya, Rabu (22/5/2024).
Meski kasus konfirmasinya tinggi, data dari Kementerian Kesehatan Singapura mencatat bahwa kasus yang masuk rumah sakit tidak begitu tinggi. Rerata pasien masuk ICU pun masih rendah.
Juru Bicara Kementerian Kesehatan RI Mohammad Syahril menegaskan, hingga saat ini kasus KP.1 dan KP.2 yang tengah merebak di Singapura belum teridentifikasi di Indonesia. Walau demikian, pemerintah tetap melakukan berbagai upaya pencegahan guna menghalau masuknya varian itu ke Indonesia.
Baca Juga: Kemenkes Pastikan Varian Covid-19 KP yang Menyerang Singapura Belum Ditemukan di Indonesia
Syahril menjelaskan, belajar dari lonjakan kasus saat pandemi, Indonesia telah memiliki strategi dalam penanggulangan Covid-19. Yaitu mengintensifkan kapasitas mencakup manajemen klinis, surveilans, imunisasi, promosi kesehatan, dan sebagainya.
"Upaya yang telah disiapkan adalah rumah sakit sudah memiliki peringatan dini (early warning) dalam konversi tempat tidur, adanya tenaga cadangan, kesiapan perbekalan kesehatan seperti oksigen, hingga obat-obatan serta vaksinasi, terutama bagi kelompok berisiko," kata Syahril dalam keterangan resminya, Rabu (22/5/2024).
Lihat Juga :