5 Beda Song Kang dan Nam Joo-Hyuk dalam Drama, Kamu Pilih yang Mana?
Jum'at, 25 Februari 2022 - 17:51 WIB
loading...
A
A
A
Sementara akibat terlilit utang dan krisis moneter, seluruh aset yang dimiliki keluarga Nam Joo-hyuk dalam Twenty Five Twenty One habis dijual dan dipindahnamakan ke bibinya. Akhirnya, untuk bepergian Nam Joo-hyuk lebih sering menggunakan sepeda, terutama saat mengantar koran.
Baca Juga: 7 Idol Korea yang Pernah Tinggal di Asia Tenggara, Ada yang di Indonesia
5. Hangat Tapi Blak-blakan vs Tenang tapi Pasti
![5 Beda Song Kang dan Nam Joo-Hyuk dalam Drama, Kamu Pilih yang Mana?]()
Foto: JTBC/tvN
Lee Si-woo digambarkan sebagai karakter yang sering tersenyum dan hangat. Namun di balik itu, ia adalah orang yang blak-blakan.
Saat mengetahui pendapatnya dipatahkan, ia akan terus melontarkan kalimat untuk meyakinkan lawan bicaranya, bahkan kepada senior sekalipun. Ia pun langsung mengajak lawan mainnya, Jin Ha-kyung untuk berpacaran walau baru dekat beberapa hari.
Sedangkan Baek Yi-jin adalah karakter yang tenang. Namun di balik ketenangan sikapnya, ia terus berusaha menggapai mimpinya untuk menyatukan keluarganya dan terus mencari pekerjaan.
Hal ini terlihat dari Baek Yi-jin yang dalam diamnya sering melamar pekerjaan saat sela kerja paruh waktunya, sehingga tiba-tiba beberapa kali dipanggil oleh perusahaan untuk melakukan wawancara pekerjaan.
Sekar Rahmadiana Ihsan
Kontributor GenSINDO
UIN Jakarta
Baca Juga: 7 Idol Korea yang Pernah Tinggal di Asia Tenggara, Ada yang di Indonesia
5. Hangat Tapi Blak-blakan vs Tenang tapi Pasti

Foto: JTBC/tvN
Lee Si-woo digambarkan sebagai karakter yang sering tersenyum dan hangat. Namun di balik itu, ia adalah orang yang blak-blakan.
Saat mengetahui pendapatnya dipatahkan, ia akan terus melontarkan kalimat untuk meyakinkan lawan bicaranya, bahkan kepada senior sekalipun. Ia pun langsung mengajak lawan mainnya, Jin Ha-kyung untuk berpacaran walau baru dekat beberapa hari.
Sedangkan Baek Yi-jin adalah karakter yang tenang. Namun di balik ketenangan sikapnya, ia terus berusaha menggapai mimpinya untuk menyatukan keluarganya dan terus mencari pekerjaan.
Hal ini terlihat dari Baek Yi-jin yang dalam diamnya sering melamar pekerjaan saat sela kerja paruh waktunya, sehingga tiba-tiba beberapa kali dipanggil oleh perusahaan untuk melakukan wawancara pekerjaan.
Sekar Rahmadiana Ihsan
Kontributor GenSINDO
UIN Jakarta
(ita)
Lihat Juga :