10 Fakta Doma, Iblis Pemangsa Wanita di Kimetsu no Yaiba
Minggu, 06 Maret 2022 - 07:30 WIB
loading...
Akhir Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba season 2 memperkenalkan Doma, Iblis Atas 2. Penampilanya sopan dan tutur katanya terdengar santun. Padahal, dia berbahaya. (Foto: OneSport)
A
A
A
Akhir Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba season 2 busur Daerah Hiburan memperkenalkan salah satu iblis terkuat, yaitu Doma. Iblis ini adalah anggota 12 Kizuki binaan Muzan Kibutsuji. Di situ, dia menduduki posisi sebagai Iblis Atas 2. Dia lebih tinggi dari Akaza atau iblis ketiga terkuat di serial ini.
Namun, Doma tidak akan menjadi antagonis utama di Kimetsu no Yaiba season 3. Alih-alih, season itu akan memperkenalkan dua anggota 12 Kizuki yang lebih tinggi ketimbang Gyutari dan Daki. Menurut manga, Doma baru akan muncul nanti menjelang klimaks serial ini.
Meski begitu, ini tidak membuat sosok Doma tidak menarik. Apalagi, sejauh ini, hanya sedikit yang diketahui tentang dia di anime. Di manga, sosoknya sudah terungkap dengan lengkap. Jadi, bagi kalian yang tidak suka spoiler, alangkah baiknya lewati saja artikel ini. Apa saja fakta menarik Doma menurut manga Kimetsu no Yaiba? Berikut ulasannya!
Peringatan: Artikel ini mengandung spoiler dari manga Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba! Kalian sudah diperingatkan!
Baca Juga: Ranking 10 Karakter Terkuat di Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba
10. Kasihan pada manisia
![10 Fakta Doma, Iblis Pemangsa Wanita di Kimetsu no Yaiba]()
Semua iblis kasihan pada manusia dan memperlakukan mereka sebagai makanan. Tapi, Doma membawa superiority complex ini ke level lain. Doma bahkan melangkah lebih jauh dengan menitikkan air mata buaya terkait situasi umat manusia. Dia bahkan benci dengan fakta kalau iblis 12 Kizuki bisa dikalahkan Pembasmi Iblis yang merupakan manusia.
Sebagian alasan kepribadian ini adalah karena Doma sangat cerdas. Dia percaya kalau sebagian besar manusia itu menyedihkan atau bodoh. Ada juga fakta kalau dia sebenarnya apatis secara klinis. Bahkan sebelum dia menjadi iblis, Doma tidak pernah bisa benar-benar mengalami emosi. Dia juga menyadari kondisinya itu.
9. Masokis
![10 Fakta Doma, Iblis Pemangsa Wanita di Kimetsu no Yaiba]()
Tidak ada yang terlihat seperti penampakannya. Mereka yang baru kali pertama melihat Doma mungkin berasumsi kalau dia orang baik dari caranya bicara dan penampilannya. Tapi, kalau ada yang menebak Doma adalah seorang sadomasokis mungkin punya bakat profiling psikologi.
Doma adalah seorang masokis. Kadang, dia bahkan menyodok lubang di tengkoraknya dengan jari untuk mengotak atik otaknya dan memicu kenangan. Ada juga contoh ketika dia dengan senang hati mengantisipasi hukuman Muzan setelah gagal dalam misinya karena dia menikmati pelecehan fisik.
Namun, Doma tidak akan menjadi antagonis utama di Kimetsu no Yaiba season 3. Alih-alih, season itu akan memperkenalkan dua anggota 12 Kizuki yang lebih tinggi ketimbang Gyutari dan Daki. Menurut manga, Doma baru akan muncul nanti menjelang klimaks serial ini.
Meski begitu, ini tidak membuat sosok Doma tidak menarik. Apalagi, sejauh ini, hanya sedikit yang diketahui tentang dia di anime. Di manga, sosoknya sudah terungkap dengan lengkap. Jadi, bagi kalian yang tidak suka spoiler, alangkah baiknya lewati saja artikel ini. Apa saja fakta menarik Doma menurut manga Kimetsu no Yaiba? Berikut ulasannya!
Peringatan: Artikel ini mengandung spoiler dari manga Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba! Kalian sudah diperingatkan!
Baca Juga: Ranking 10 Karakter Terkuat di Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba
10. Kasihan pada manisia

Semua iblis kasihan pada manusia dan memperlakukan mereka sebagai makanan. Tapi, Doma membawa superiority complex ini ke level lain. Doma bahkan melangkah lebih jauh dengan menitikkan air mata buaya terkait situasi umat manusia. Dia bahkan benci dengan fakta kalau iblis 12 Kizuki bisa dikalahkan Pembasmi Iblis yang merupakan manusia.
Sebagian alasan kepribadian ini adalah karena Doma sangat cerdas. Dia percaya kalau sebagian besar manusia itu menyedihkan atau bodoh. Ada juga fakta kalau dia sebenarnya apatis secara klinis. Bahkan sebelum dia menjadi iblis, Doma tidak pernah bisa benar-benar mengalami emosi. Dia juga menyadari kondisinya itu.
9. Masokis

Tidak ada yang terlihat seperti penampakannya. Mereka yang baru kali pertama melihat Doma mungkin berasumsi kalau dia orang baik dari caranya bicara dan penampilannya. Tapi, kalau ada yang menebak Doma adalah seorang sadomasokis mungkin punya bakat profiling psikologi.
Doma adalah seorang masokis. Kadang, dia bahkan menyodok lubang di tengkoraknya dengan jari untuk mengotak atik otaknya dan memicu kenangan. Ada juga contoh ketika dia dengan senang hati mengantisipasi hukuman Muzan setelah gagal dalam misinya karena dia menikmati pelecehan fisik.
Lihat Juga :