10 Fakta Doma, Iblis Pemangsa Wanita di Kimetsu no Yaiba
Minggu, 06 Maret 2022 - 07:30 WIB
loading...
A
A
A
8. Punya sekte
![10 Fakta Doma, Iblis Pemangsa Wanita di Kimetsu no Yaiba]()
Doma sebenarnya adalah seorang atheis. Tapi, itu tidak menghentikannya mengembangkan sektenya sendiri di mana para anggotanya menyembahnya seperti dewa. Dia menyebut sekte ini sebagai Iman Surga Abadi di mana dia terkadang mendengarkan luka para pengikutnya dan memberikan mereka nasihat.
Setelah itu, dia akan memilih siapa pun yang akan dia makan. Dengan cara ini, Doma punya suplai daging manusia. Bagian terbaiknya adalah dia tidak perlu berburu karena mereka dengan suka rela mencarinya. Itulah yang membuatnya naik ke posisi Iblis Atas 2 setelah memulai sebagai Iblis Atas 6.
7. Suka makan wanita muda
![10 Fakta Doma, Iblis Pemangsa Wanita di Kimetsu no Yaiba]()
Pengikut sekte Doma sebagian besar adalah wanita, utamanya wanita muda. Mereka juga menjadi pilhan mangsanya, yang membuatnya jadi mirip sepertin Iblis Rawa di season pertama. Doma percaya kalau daging wanita muda punya kualitas tinggi.
Alasan lainnya adalah Doma punya keyakinan aneh kalau dia menyelamatkan semua wanita itu dari penderitaan. Caranya adalah dengan membiarkan mereka “tingal” di dalam tubuhnya. Makanya dia terlihat sedang makan pelacur sebelum “menyelamatkan” Gyutaro dan Daki.
6. Akaza benci padanya
![10 Fakta Doma, Iblis Pemangsa Wanita di Kimetsu no Yaiba]()
Bukan hanya manusia dan Pembasmi Iblis yang menganggap perilaku psychotic Doma itu mengganggu. Nyatanya, sejumlah rekannya di 12 Kizuki juga tidak suka dengan sikap dan kesukaannya. Yang paling vokal di antara mereka adalah Akaza. Prinsip Akaza tentang manusia mana yang harus dibunuh dan dimakan bentrok dengan Doma yang cenderung nakal.
Akaza menolak membunuh atau makan wanita meski tahu kalau itu akan membuatnya lebih kuat. Dia hanya membunuh dan makan korbannya yang melawannya hingga ke level tertentu. Makanya, dia kadang-kadang marah pada Doma dan bahkan menyerang Doma dengan pukulan maut. Doma sebagai Doma, dia menikmati interaksi itu.
5. Senjatanya kipas perang
![10 Fakta Doma, Iblis Pemangsa Wanita di Kimetsu no Yaiba]()
Sebagian besar Iblis Atas punya senjata favorit seperti Gyutaro dengan sabitnya dan Daki dengan obinya. Sementara, Doma punya kipas perang Jepang. Kipas perang Jepang sering digunakan sebagai senjata pertahanan untuk menghalau serangan pedang. Di sejumlah kasus, mereka bisa dipakai sebagai senjata karena terbuat dari logam atau kayu.
Pada Doma, dia menggunakan kipas ini sebagai pisau. Mereka sepertinya dibuat dari dagingnya meskipun kipas itu berwarna emas. Kipas ini cukup tajam untuk bisa memotong benda. Kipas ini juga bisa digunakan untuk menghantam dan menghindari pedang Nichirin.
4. Mantra Darah Iblisnya adalah cyrokinesis
![10 Fakta Doma, Iblis Pemangsa Wanita di Kimetsu no Yaiba]()
Mantra Darah Iblis Doma sangat bergantung pada menghasilkan suhu dingin. Kemampuan iblis khususnya adalah cyrokinesis. Dia bisa menciptakan es dari darah dan dagingnya. Es ini bisa berbentuk sesuai keinginan Doma. Dia menggunakan kemampuan ini dengan luas dan mahir.

Doma sebenarnya adalah seorang atheis. Tapi, itu tidak menghentikannya mengembangkan sektenya sendiri di mana para anggotanya menyembahnya seperti dewa. Dia menyebut sekte ini sebagai Iman Surga Abadi di mana dia terkadang mendengarkan luka para pengikutnya dan memberikan mereka nasihat.
Setelah itu, dia akan memilih siapa pun yang akan dia makan. Dengan cara ini, Doma punya suplai daging manusia. Bagian terbaiknya adalah dia tidak perlu berburu karena mereka dengan suka rela mencarinya. Itulah yang membuatnya naik ke posisi Iblis Atas 2 setelah memulai sebagai Iblis Atas 6.
7. Suka makan wanita muda

Pengikut sekte Doma sebagian besar adalah wanita, utamanya wanita muda. Mereka juga menjadi pilhan mangsanya, yang membuatnya jadi mirip sepertin Iblis Rawa di season pertama. Doma percaya kalau daging wanita muda punya kualitas tinggi.
Alasan lainnya adalah Doma punya keyakinan aneh kalau dia menyelamatkan semua wanita itu dari penderitaan. Caranya adalah dengan membiarkan mereka “tingal” di dalam tubuhnya. Makanya dia terlihat sedang makan pelacur sebelum “menyelamatkan” Gyutaro dan Daki.
6. Akaza benci padanya

Bukan hanya manusia dan Pembasmi Iblis yang menganggap perilaku psychotic Doma itu mengganggu. Nyatanya, sejumlah rekannya di 12 Kizuki juga tidak suka dengan sikap dan kesukaannya. Yang paling vokal di antara mereka adalah Akaza. Prinsip Akaza tentang manusia mana yang harus dibunuh dan dimakan bentrok dengan Doma yang cenderung nakal.
Akaza menolak membunuh atau makan wanita meski tahu kalau itu akan membuatnya lebih kuat. Dia hanya membunuh dan makan korbannya yang melawannya hingga ke level tertentu. Makanya, dia kadang-kadang marah pada Doma dan bahkan menyerang Doma dengan pukulan maut. Doma sebagai Doma, dia menikmati interaksi itu.
5. Senjatanya kipas perang

Sebagian besar Iblis Atas punya senjata favorit seperti Gyutaro dengan sabitnya dan Daki dengan obinya. Sementara, Doma punya kipas perang Jepang. Kipas perang Jepang sering digunakan sebagai senjata pertahanan untuk menghalau serangan pedang. Di sejumlah kasus, mereka bisa dipakai sebagai senjata karena terbuat dari logam atau kayu.
Pada Doma, dia menggunakan kipas ini sebagai pisau. Mereka sepertinya dibuat dari dagingnya meskipun kipas itu berwarna emas. Kipas ini cukup tajam untuk bisa memotong benda. Kipas ini juga bisa digunakan untuk menghantam dan menghindari pedang Nichirin.
4. Mantra Darah Iblisnya adalah cyrokinesis

Mantra Darah Iblis Doma sangat bergantung pada menghasilkan suhu dingin. Kemampuan iblis khususnya adalah cyrokinesis. Dia bisa menciptakan es dari darah dan dagingnya. Es ini bisa berbentuk sesuai keinginan Doma. Dia menggunakan kemampuan ini dengan luas dan mahir.
Lihat Juga :