Rilis Single Komitmen, Geisha Ditinggal Sang Drummer
Selasa, 16 Juni 2020 - 17:30 WIB
loading...
A
A
A
Lantas apa yang membuat Aan hengkang dari band yang telah membesarkan namanya tersebut?
Kepada SINDOnews, Roby menuturkan, Aan memiliki kesibukan atau urusan di luar musik. Kondisi ini membuat Aan tidak hanya memikirkan Geisha. Selain itu, dia juga sudah berkeluarga dengan dua anak dan ingin fokus dengan keluarga. Setelah banyak pertimbangan, Aan akhirnya memilih fokus di pekerjaan barunya agar bisa lebih seimbang antara pekerjaan dan keluarga.
"Kita hargai keputusan Aan itu karena personel lain, terutama personel Geisha, belum sampai ke fase keluarga tersebut. Jadi, kita hargai keputusannya. Yang perlu saya tegaskan dan diketahui oleh semua orang, kita semua hubungan baik-baik saja, nggak ada masalah apa-apa. Cuma memang menurut kita, itu sesuatu yang abadi itu ya perubahan, termasuk perubahan kita hari ini. Tapi, kita juga hargai Aan tetap support kita, bantu recording dan lainnya," tutur Roby.
Roby menegaskan, keluarnya Aan tidak berpengaruh pada kelangsungan berkarya Geisha. Menurut Roby, pengalaman beberapa kali ditinggal personel bisa memberikan contoh kepada musisi lain untuk tetap bisa terus berkarya. Mereka tetap bisa melanjutkan cita-cita awal terbentuknya band di mana karya mereka tetap dikenang meski ada personel yang datang dan pergi.
"Ketidakterlibatan satu atau beberapa personel tak menghalangi kita untuk terus berkarya. Jangan sampai kehilangan satu orang mimpi kita tak bisa dilanjutkan. Sejauh ini kita berkomitmen membawa cita-cita kami bersama waktu awal membentuk band ini kita ingin agar lagu-lagu karya kita memorable, selalu dikenang. Dari awal punya prinsip manusia mati tinggalkan nama, jadi kita nggak ada, karya itu tetap dikenang apapun yang terjadi. Meski Momo dan Aan, nggak ada, kita tetap membawa cita-cita ini bersama dengan personil saat ini," papar Roby.
Kepada SINDOnews, Roby menuturkan, Aan memiliki kesibukan atau urusan di luar musik. Kondisi ini membuat Aan tidak hanya memikirkan Geisha. Selain itu, dia juga sudah berkeluarga dengan dua anak dan ingin fokus dengan keluarga. Setelah banyak pertimbangan, Aan akhirnya memilih fokus di pekerjaan barunya agar bisa lebih seimbang antara pekerjaan dan keluarga.
"Kita hargai keputusan Aan itu karena personel lain, terutama personel Geisha, belum sampai ke fase keluarga tersebut. Jadi, kita hargai keputusannya. Yang perlu saya tegaskan dan diketahui oleh semua orang, kita semua hubungan baik-baik saja, nggak ada masalah apa-apa. Cuma memang menurut kita, itu sesuatu yang abadi itu ya perubahan, termasuk perubahan kita hari ini. Tapi, kita juga hargai Aan tetap support kita, bantu recording dan lainnya," tutur Roby.
Roby menegaskan, keluarnya Aan tidak berpengaruh pada kelangsungan berkarya Geisha. Menurut Roby, pengalaman beberapa kali ditinggal personel bisa memberikan contoh kepada musisi lain untuk tetap bisa terus berkarya. Mereka tetap bisa melanjutkan cita-cita awal terbentuknya band di mana karya mereka tetap dikenang meski ada personel yang datang dan pergi.
"Ketidakterlibatan satu atau beberapa personel tak menghalangi kita untuk terus berkarya. Jangan sampai kehilangan satu orang mimpi kita tak bisa dilanjutkan. Sejauh ini kita berkomitmen membawa cita-cita kami bersama waktu awal membentuk band ini kita ingin agar lagu-lagu karya kita memorable, selalu dikenang. Dari awal punya prinsip manusia mati tinggalkan nama, jadi kita nggak ada, karya itu tetap dikenang apapun yang terjadi. Meski Momo dan Aan, nggak ada, kita tetap membawa cita-cita ini bersama dengan personil saat ini," papar Roby.
Lihat Juga :