Rendang Goes to Europe Diluncurkan, Sandiaga Uno: Angkat Citra Kuliner Nusantara di Kancah Dunia

Jum'at, 25 Maret 2022 - 21:55 WIB
loading...
Rendang Goes to Europe...
Prosesi Kick Off Rendang Goes To Europe di Bali, Kamis (24/3/2022). Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI Sandiaga Salahuddin Uno meyakini Program “Rendang Goes to Europe” yang diinisiasi oleh Duta Besar RI untuk Bulgaria, Makedonia Utara, dan Albania yakni Iwan Bogananta dapat mengangkat citra kuliner nusantara ke tingkat dunia.

Menparekraf Sandiaga saat menghadiri Kick Off ‘Rendang Goes to Europe’ sebagai pilot project mendunianya kuliner nusantara yang dilaksanakan di Conrad Hotel Nusa Dua, Bali, Kamis (24/3/2022), menjelaskan bahwa program “Rendang Goes to Europe” merupakan turunan dari program pemerintah yakni ‘Indonesia Spice Up the World’ yang bertujuan untuk mempromosikan kuliner Indonesia ke level internasional.

"Tentunya ini menjadi awal kebangkitan kita yang diwujudkan dengan produk kuliner kebanggaan bangsa yaitu rendang. Dengan target ekspor kita di tahun 2024 mencapai 2 miliar dolar AS," ucap Sandiaga dikutip oleh MNC Portal Indonesia melalui keterangan tertulisnya, Jum’at (25/3/2022).

Untuk memperkuat branding rendang di pasar internasional, lanjut Menparekraf Sandiaga, pihaknya berkolaborasi dengan menggunakan logo ‘Wonderful Indonesia’ yang turut digunakan dalam kemasan rendang.

Baca Juga: Menparekraf Dorong Penyelamatan Pramuwisata Di Bali
">

"Harapan kita ini bisa membuka peluang usaha dan lapangan kerja yang banyak sekali. Dan lebih mempromosikan bukan hanya produk ekonomi kreatif kita, tapi juga destinasi wisata yang ada di tanah air melalui Logo Wonderful Indonesia," ucapnya.

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, Rendang Goes to Europe menjadi bagian dari gerakan nasional Indonesia Spice Up The World (ISUTW) yang diluncurkan Presiden Joko Widodo pada 2021. ISUTW sendiri merupkan sebuah gerakan nasional yang sedang diusung pemerintah untuk tujuan meningkatkan nilai ekonomi di pariwisata, perdagangan, dan investasi melalui industri gastronomi atau kuliner.

“Pasar Eropa ini sangat besar. Dahulu orang Eropa berlayar ke Indonesia mencari bumbu atau rempah-rempah. Sekarang kita balik, bumbu-bumbunya yang menghampiri mereka dimana diawali dari Bulgaria sebagai pintu masuk ke pasar Eropa,” jelas Sandiaga.

“Ke depan tidak hanya rendang, tapi juga kuliner produk UMKM Indonesia lainnya dapat dikenal dunia dan dinikmati seluruh diaspora Indonesia yang ada di belahan dunia,” tandasnya.

Sementara itu, Duta Besar RI untuk Bulgaria, Makedonia Utara, dan Albania, Iwan Bogananta menyatakan bagwa pasar produk Indonesia sangat terbuka di Eropa. Pilot project dengan produk rendang ini diharapkan akan membuka pintu pasar produk Indonesia melalui Bulgaria ke pasar dunia.

"Mengusung semangat ‘Rendang Goes Global’, nilai tambah akan kembali untuk bangsa dan masyarakat Indonesia. Dari rakyat untuk rakyat, kembali kepada rakyat Indonesia, merangkul UMKM memajukan bangsa,” ucapnya.

Pada kesempatan yang sama, salah satu pakar kuliner tanah air William Wongso menambahkan bahwa proses pembuatan rempah di Indonesia akan menggandeng UKM yang bergerak dalam produksi bumbu rendang, sehingga benar-benar akan mendorong kebangkitan ekonomi berbasis kerakyatan.

“Di Eropa itu orang Indonesia yang kangen masakan Indonesia itu jutaan. Karena kita tidak bisa mengekspor rendang, makannya kita ekspor bumbunya untuk dagingnya kita kerja sama dengan Bulgaria," jelas William memungkasi.
(hri)
Lihat Juga :
wa-channel
Follow
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tips Menkes Budi: Cara...
Tips Menkes Budi: Cara Aman Makan Menu Bersantan Saat Lebaran agar Tak Picu Penyakit
Perusahaan Harus Adaptif,...
Perusahaan Harus Adaptif, Berani Sinergi dan Kreatif
5 Makanan Indonesia...
5 Makanan Indonesia Masuk 100 Hidangan Terbaik Dunia 2025, Rawon Tembus Top 10
Rendang Ranking 1 Hidangan...
Rendang Ranking 1 Hidangan Berbahan Kelapa Terbaik Dunia Versi TasteAtlas 2025
Melly Mike Nikmati Soto...
Melly Mike Nikmati Soto hingga Rendang, Ingin Eksplor Kuliner Pedas Indonesia
Jelang Lebaran, Prilly...
Jelang Lebaran, Prilly Latuconsina Masak Rendang 8 Kg
Program Perempuan Berdaya...
Program Perempuan Berdaya Sandiaga Uno, Peserta Raup Pesanan Jutaan Rupiah
Program Desa EMAS Sandi...
Program Desa EMAS Sandi Uno Ekspor Kopi ke Malaysia
Panen Perdana Edamame,...
Panen Perdana Edamame, Sandi Uno: Langkah Awal Penguatan Ekonomi Desa
Rekomendasi
Kredit Pintar dan AFPI...
Kredit Pintar dan AFPI Edukasi Mahasiswa Kelola Keuangan Digital
Ketum IPSI Sambut Komitmen...
Ketum IPSI Sambut Komitmen Presiden Prabowo soal Pelatnas Jangka Panjang, Optimistis Pencak Silat Mendunia
Menpora Erick Kecam...
Menpora Erick Kecam Pelecehan Seksual terhadap Atlet Menembak, Tegaskan Dukungan bagi Korban
Berita Terkini
Nyaris Kaya Mendadak,...
Nyaris Kaya Mendadak, Driver Ojol Tak Menyangka Temuan Ini Disebut Jeratan Gaib
Miyako Gelar Lomba Desain,...
Miyako Gelar Lomba Desain, Ajak Mahasiswa Berkreasi dan Dukung Pendidikan di NTT
Tantri Kotak Beberkan...
Tantri Kotak Beberkan Awal Mula Jadi Korban Penipuan, Bermula dari Teman Sekolah Anak
Insting Buruknya Jadi...
Insting Buruknya Jadi Nyata! Pengemudi Ojol Ngaku Jadi Target Ilmu Hitam hingga Alami Kecelakaan
Sinopsis Sinetron Tobat...
Sinopsis Sinetron 'Tobat Jatuh Cinta' Eps 4: Tingkah Lucu Warga Kampung Sindang Barang Tetap Mewarnai Suasana
Industri Perfilman Indonesia...
Industri Perfilman Indonesia Masuki Era Baru Pendanaan Digital, Puluhan Proyek Film Siap Dikembangkan
Terpopuler
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved