Vape atau Rokok Konvensional, Manakah yang Lebih Berbahaya?
Kamis, 31 Maret 2022 - 10:15 WIB
loading...
A
A
A
1. Kebanyakan rokok elektrik mengandung nikotin
Nikotin merupakan zat yang adiktif dan beracun yang berisiko menyebabkan serangan jantung, membahayakan perkembangan otak, meningkatan risiko gangguan pernapasan, gastrointestinal, dan juga dapat menyebabkan penurunan respons imun, dan juga berdampak buruk pada kesehatan reproduksi. Nikotin sangat adiktif, dikatakan lebih adiktif dibandingkan heroin dan kokain.
2. Dosis nikotin dalam rokok elektrik dapat diatur sesuai keinginan pengguna
Nikotin menimbulkan adiksi. Banyak pengguna rokok elektrik menghirup lebih banyak nikotin daripada rokok tradisional, karena pengguna rokok elektrik dapat mengatur kadar nikotin yang dikonsumsi sesuai yang mereka inginkan. Misalnya, membeli cartridge berukuran besar yang memiliki konsentrasi nikotin lebih tinggi atau dapat meningkatkan voltase rokok elektrik untuk mendapatkan dosis yang lebih besar.
3. Kandungan aerosol dan bahan kimia berbahaya
Selain nikotin, rokok elektrik menyebabkan terbentuknya aerosol yang berisiko menimbulkan dampak yang buruk bagi kesehatan. Aerosol mengandung bahan kimia berupa partikel yang berukuran sangat kecil yang dapat menjadi faktor risiko kanker karena dapat terhirup sampai jauh ke dalam paru.
Nikotin merupakan zat yang adiktif dan beracun yang berisiko menyebabkan serangan jantung, membahayakan perkembangan otak, meningkatan risiko gangguan pernapasan, gastrointestinal, dan juga dapat menyebabkan penurunan respons imun, dan juga berdampak buruk pada kesehatan reproduksi. Nikotin sangat adiktif, dikatakan lebih adiktif dibandingkan heroin dan kokain.
2. Dosis nikotin dalam rokok elektrik dapat diatur sesuai keinginan pengguna
Nikotin menimbulkan adiksi. Banyak pengguna rokok elektrik menghirup lebih banyak nikotin daripada rokok tradisional, karena pengguna rokok elektrik dapat mengatur kadar nikotin yang dikonsumsi sesuai yang mereka inginkan. Misalnya, membeli cartridge berukuran besar yang memiliki konsentrasi nikotin lebih tinggi atau dapat meningkatkan voltase rokok elektrik untuk mendapatkan dosis yang lebih besar.
3. Kandungan aerosol dan bahan kimia berbahaya
Selain nikotin, rokok elektrik menyebabkan terbentuknya aerosol yang berisiko menimbulkan dampak yang buruk bagi kesehatan. Aerosol mengandung bahan kimia berupa partikel yang berukuran sangat kecil yang dapat menjadi faktor risiko kanker karena dapat terhirup sampai jauh ke dalam paru.
Lihat Juga :