Angklung Goyang Cowra Festival di New South Wales, Australia
Senin, 04 April 2022 - 22:02 WIB
loading...
A
A
A
Pada rangkaian acara, DCM juga menghadiri penanaman pohon dan pemukulan Lonceng Perdamaian sebagai simbol persahabatan bersama Walikota dan Duta Besar Jepang untuk Australia yang menjadi Guest Nation Cowra Festival 2022. Di sela kegiatan, DCM juga berkesempatan berziarah ke Indonesian Graves di Cowra War Cemetery, dan Cowra Prison of War (POW) Camp pada masa PD II yang sekarang sudah dipugar menjadi tempat wisata sejarah.
Secara historis, tahanan perang asal Indonesia yang kemudian berubah status menjadi tahanan politik ditahan oleh tentara sekutu di Australia setelah dipindahkan dari Boven Digul pada masa perjuangan Indonesia meraih kemerdekaan, 17 Agustus 1945. Jumlah tahanan Indonesia beserta keluarganya mencapai 1.200 orang.
Terdapat 13 makam orang Indonesia di sektor Indonesian Grave, Cowra. Makam ini kemudian direnovasi dan diresmikan oleh Duta Besar RI saat itu, Wiryono Sastrohandoyo, pada 18 November 1997.
Kehadiran Indonesia sebagai Guest Nation pada Cowra Festival tahun 2023 merupakan panggung yang sangat baik untuk mempromosikan Indonesia baik secara utuh meliputi perdagangan, investasi dan pariwisata. Selain itu, festival ini juga dapat dimanfaatkan untuk menggairahkan kembali pembelajaran bahasa Indonesia bagi penutur asing di Australia.
Secara historis, tahanan perang asal Indonesia yang kemudian berubah status menjadi tahanan politik ditahan oleh tentara sekutu di Australia setelah dipindahkan dari Boven Digul pada masa perjuangan Indonesia meraih kemerdekaan, 17 Agustus 1945. Jumlah tahanan Indonesia beserta keluarganya mencapai 1.200 orang.
Terdapat 13 makam orang Indonesia di sektor Indonesian Grave, Cowra. Makam ini kemudian direnovasi dan diresmikan oleh Duta Besar RI saat itu, Wiryono Sastrohandoyo, pada 18 November 1997.
Kehadiran Indonesia sebagai Guest Nation pada Cowra Festival tahun 2023 merupakan panggung yang sangat baik untuk mempromosikan Indonesia baik secara utuh meliputi perdagangan, investasi dan pariwisata. Selain itu, festival ini juga dapat dimanfaatkan untuk menggairahkan kembali pembelajaran bahasa Indonesia bagi penutur asing di Australia.
(tsa)
Lihat Juga :