Anak Temperamen Berpotensi Tumbuhkan Kebiasaan Makan Tidak Sehat
Jum'at, 19 Juni 2020 - 02:12 WIB
loading...
A
A
A
Mereka memilih makan emosional lebih banyak dari waktu ke waktu, lebih cenderung makan karena makanan tersedia, meskipun mereka mungkin kenyang, dan mereka menjadi pemakan makanan yang lebih baik dari waktu ke waktu. Anak-anak dengan temperamen ini juga menunjukkan emosi yang berlebihan di kemudian hari, yakni lebih cenderung makan lebih sedikit ketika mereka sedih, gelisah, takut, atau marah.
"Penting untuk membangun kebiasaan makan yang baik selama masa kanak-kanak karena kita sering membawa kebiasaan ini bersama kita ke masa remaja dan dewasa. Kebiasaan makan yang baik penting untuk memiliki hubungan yang baik dengan makanan dan makan, dan untuk menghindari kelebihan berat badan," kata para peneliti seperti dilansir Times Now News.
Mengingat bahwa anak-anak yang temperamental lebih rentan untuk mengembangkan kebiasaan makan yang tidak sehat, karena itu penting bagi orangtua untuk memberikan perhatian khusus untuk mendukung makan yang sehat. Ini bisa menjadi tantangan ekstra bagi orang tua dari anak-anak yang memiliki perubahan suasana hati yang lebih besar daripada yang lain.
(Baca juga: Permainan Ini Bisa Latih Kemampuan Motorik si Kecil )
Orang tua dari anak-anak yang temperamental lebih sering harus berurusan dengan emosi negatif daripada orangtua dari anak-anak yang tidak mudah frustrasi atau marah. Tidak mengherankan bahwa orangtua dari anak-anak yang temperamental lebih sering menggunakan strategi yang mungkin tidak kurang optimal.
"Penting untuk membangun kebiasaan makan yang baik selama masa kanak-kanak karena kita sering membawa kebiasaan ini bersama kita ke masa remaja dan dewasa. Kebiasaan makan yang baik penting untuk memiliki hubungan yang baik dengan makanan dan makan, dan untuk menghindari kelebihan berat badan," kata para peneliti seperti dilansir Times Now News.
Mengingat bahwa anak-anak yang temperamental lebih rentan untuk mengembangkan kebiasaan makan yang tidak sehat, karena itu penting bagi orangtua untuk memberikan perhatian khusus untuk mendukung makan yang sehat. Ini bisa menjadi tantangan ekstra bagi orang tua dari anak-anak yang memiliki perubahan suasana hati yang lebih besar daripada yang lain.
(Baca juga: Permainan Ini Bisa Latih Kemampuan Motorik si Kecil )
Orang tua dari anak-anak yang temperamental lebih sering harus berurusan dengan emosi negatif daripada orangtua dari anak-anak yang tidak mudah frustrasi atau marah. Tidak mengherankan bahwa orangtua dari anak-anak yang temperamental lebih sering menggunakan strategi yang mungkin tidak kurang optimal.
(nug)
Lihat Juga :