Pekan Imunisasi Dunia, PrimaKu Optimalkan Tumbuh Kembang Anak
Selasa, 19 April 2022 - 17:00 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Alasan Kurma Harus Dimakan Ganjil, Bisa Melindungi Otak dari Peradangan
“Kami menyadari untuk memonitor semua hal tersebut cukup kompleks dan dibutuhkan inovasi untuk meningkatkan taraf kesehatan anak-anak di Indonesia, salah satunya lewat PrimaKu, aplikasi yang menjadi mitra resmi Ikatan Dokter Anak Indonesia,” jelas dr. Piprim melalui siaran resminya, Selasa (19/4/2022).
Untungnya, hal ini tak lagi jadi kendala karena kehadiran PrimaKu dapat mempermudah itu semua. “Berangkat dari kompleksitas permasalahan tersebut, ini alasan utama kami menghadirkan PrimaKu sebagai aplikasi yang interaktif, terpercaya, dan mudah digunakan karena dapat dikelola bersama oleh ibu, ayah, bahkan keluarga dan pengasuh,” imbuh Aditriya.
Di dalam aplikasi gratis yang telah diunduh oleh hampir 1 juta pengguna ini, orang tua juga dapat mengisi data medis anak, seperti berat badan, tinggi badan, hingga lingkar kepala. Data medis tersebut nantinya akan menghasilkan sebuah grafik pertumbuhan yang mudah dipahami guna mengetahui apakah tumbuh kembang buah hati normal atau tidak sesuai dengan usia serta jenis kelaminnya.
Untuk memperkaya referensi serta pemahaman tentang tumbuh kembang dan kesehatan anak, PrimaKu juga menghadirkan fitur artikel yang divalidasi oleh para dokter, telekonsultasi dengan dokter spesialis anak yang bisa dilakukan kapan pun dan di mana pun, hingga berdiskusi bersama ribuan komunitas orang tua dan dokter spesialis anak yang tergabung di dalam aplikasi. Dengan demikian, PrimaKu dapat menjadi alternatif pengganti buku Kesehatan Ibu Anak (KIA).
Prof. Dr. dr. Aman Bhakti Pulungan, Sp.A, (K), FAAP, FRCPI (Hon) selaku Executive Director International Pediatric Association yang juga berperan penting sebagai Advisory Board PrimaKu menegaskan bahwa pertumbuhan anak yang optimal telah menjadi perhatian dan komitmen tidak hanya di Indonesia tetapi juga global.
“Kami menyadari untuk memonitor semua hal tersebut cukup kompleks dan dibutuhkan inovasi untuk meningkatkan taraf kesehatan anak-anak di Indonesia, salah satunya lewat PrimaKu, aplikasi yang menjadi mitra resmi Ikatan Dokter Anak Indonesia,” jelas dr. Piprim melalui siaran resminya, Selasa (19/4/2022).
Untungnya, hal ini tak lagi jadi kendala karena kehadiran PrimaKu dapat mempermudah itu semua. “Berangkat dari kompleksitas permasalahan tersebut, ini alasan utama kami menghadirkan PrimaKu sebagai aplikasi yang interaktif, terpercaya, dan mudah digunakan karena dapat dikelola bersama oleh ibu, ayah, bahkan keluarga dan pengasuh,” imbuh Aditriya.
Di dalam aplikasi gratis yang telah diunduh oleh hampir 1 juta pengguna ini, orang tua juga dapat mengisi data medis anak, seperti berat badan, tinggi badan, hingga lingkar kepala. Data medis tersebut nantinya akan menghasilkan sebuah grafik pertumbuhan yang mudah dipahami guna mengetahui apakah tumbuh kembang buah hati normal atau tidak sesuai dengan usia serta jenis kelaminnya.
Untuk memperkaya referensi serta pemahaman tentang tumbuh kembang dan kesehatan anak, PrimaKu juga menghadirkan fitur artikel yang divalidasi oleh para dokter, telekonsultasi dengan dokter spesialis anak yang bisa dilakukan kapan pun dan di mana pun, hingga berdiskusi bersama ribuan komunitas orang tua dan dokter spesialis anak yang tergabung di dalam aplikasi. Dengan demikian, PrimaKu dapat menjadi alternatif pengganti buku Kesehatan Ibu Anak (KIA).
Prof. Dr. dr. Aman Bhakti Pulungan, Sp.A, (K), FAAP, FRCPI (Hon) selaku Executive Director International Pediatric Association yang juga berperan penting sebagai Advisory Board PrimaKu menegaskan bahwa pertumbuhan anak yang optimal telah menjadi perhatian dan komitmen tidak hanya di Indonesia tetapi juga global.
Lihat Juga :