Koleksi Baru Legiteamate: Sensitive Content
Sabtu, 25 April 2020 - 09:34 WIB
loading...
Brand in-house milik The F Thing, Legiteamate, baru saja memperkenalkan koleksi terbarunya, ‘Sensitive Content’. Hal ini seiring era digital yang semakin mempengaruhi kehidupan. Foto/The F Thing.
A
A
A
JAKARTA - Brand in-house milik The F Thing, Legiteamate, just launched a new capsule collection called ‘Sensitive Content’. Seiring berkembangnya jaman, era digital semakin mempengaruhi kehidupan, salah satu dampak dari digitalisasi adalah social media.
Kepemilikan media sosial sudah tak terbatas pada kaum menengah ke atas yang memiliki akses internet dan perangkat yang mendukung, juga nggak terbatas umur, jenis kelamin, ataupun suku.
Hari gini, rata-rata orang pasti punya lebih dari satu medsos, dan ini sudah diselidiki oleh guru besar Pitt’s Honors College asal Pittsburgh, AS.
Seperti dilansir The F Thing , berdasarkan risetnya dengan tim University of Pittsburgh Center for Research on Media Technology and Health (MTH) di American Journal of Health Promotion, mereka menyadari kemungkinan adanya pengaruh antara penggunaan jumlah media sosial yang dimiliki tiap orang dengan depresi dan kecemasan.
Dari hasil penelitian tersebut, memang terlihat bahwa medsos membuat mentalitas menjadi rentan akan kecemasan. Sekarang gini aja, ketika kamu terekpos banyak informasi dalam hitungan menit, it’s no wonder that we often become fragile and think negatively, terutama yang berusia muda. (Baca juga: Langkah-Langkah Mudah Merawat Rambut di Rumah Sendiri ).
Kepemilikan media sosial sudah tak terbatas pada kaum menengah ke atas yang memiliki akses internet dan perangkat yang mendukung, juga nggak terbatas umur, jenis kelamin, ataupun suku.
Hari gini, rata-rata orang pasti punya lebih dari satu medsos, dan ini sudah diselidiki oleh guru besar Pitt’s Honors College asal Pittsburgh, AS.
Seperti dilansir The F Thing , berdasarkan risetnya dengan tim University of Pittsburgh Center for Research on Media Technology and Health (MTH) di American Journal of Health Promotion, mereka menyadari kemungkinan adanya pengaruh antara penggunaan jumlah media sosial yang dimiliki tiap orang dengan depresi dan kecemasan.
Dari hasil penelitian tersebut, memang terlihat bahwa medsos membuat mentalitas menjadi rentan akan kecemasan. Sekarang gini aja, ketika kamu terekpos banyak informasi dalam hitungan menit, it’s no wonder that we often become fragile and think negatively, terutama yang berusia muda. (Baca juga: Langkah-Langkah Mudah Merawat Rambut di Rumah Sendiri ).
Lihat Juga :