6 Film Jepang dengan Adegan Ranjang Kontroversial, Nomor 3 Paling Vulgar dan Sadis
Minggu, 22 Mei 2022 - 05:00 WIB
loading...
A
A
A
5. Guinea Pig: Flower of Flesh and Blood
![6 Film Jepang dengan Adegan Ranjang Kontroversial, Nomor 3 Paling Vulgar dan Sadis]()
Film ini berfokus pada seorang pembunuh berantai dengan pakaian samurai yang mengejar seorang perempuan dan menyiksanya. Dia berusaha membuat sebuah flower of flesh and blood alias bunga dari daging dan darah.
Diciptakan oleh Hideshi Hino, film ini sempat menarik perhatian penegak hukum sehingga membuat sang sutradara harus membuat surat pernyataan bahwa Guinea Pig: Flower of Flesh and Blood bersifat fiktif dan tak ada aktor yang disakiti sama sekali.
Film ini dicekal dan baru diedarkan saat ada gulungan film yang ditemukan oleh perusahaan Jerman. Pertama dirilis pada 1985, film ini baru berhasil tayang secara legal di internasional pada 2002.
6. Audition
![6 Film Jepang dengan Adegan Ranjang Kontroversial, Nomor 3 Paling Vulgar dan Sadis]()
Audition menceritakan kisah Shigeharu Aoyama, seorang pengusaha paruh baya yang baru saja kehilangan istrinya dan telah menjalani kehidupan yang tidak menarik. Putranya yang berusia 17 tahun, Shigehiko, yang khawatir tentang perubahan hidup ayahnya, memintanya untuk bertemu wanita baru.
Yoshikawa, seorang teman Shigeharu dan seorang produser film, mengusulkan agar dia menemui seorang wanita dan berkencan. Ide ini pun disetujui. Banyak wanita cantik yang mengikuti audisi, tetapi hanya ada satu yang benar-benar menggugah hatinya, seorang wanita muda bernama Asami Yamazaki.
Asami mengaku sebagai mantan penari balet yang baru-baru ini bekerja untuk produser musik. Yoshikawa memperingatkan Shigeharu untuk berhati-hati, karena dia tidak bisa mengecek latar belakang Asami, tapi dia sudah dibutakan oleh cinta.
Baca Juga: 4 Film Jepang yang Dilarang Ditonton Sendirian, Menyeramkan Bikin Merinding

Film ini berfokus pada seorang pembunuh berantai dengan pakaian samurai yang mengejar seorang perempuan dan menyiksanya. Dia berusaha membuat sebuah flower of flesh and blood alias bunga dari daging dan darah.
Diciptakan oleh Hideshi Hino, film ini sempat menarik perhatian penegak hukum sehingga membuat sang sutradara harus membuat surat pernyataan bahwa Guinea Pig: Flower of Flesh and Blood bersifat fiktif dan tak ada aktor yang disakiti sama sekali.
Film ini dicekal dan baru diedarkan saat ada gulungan film yang ditemukan oleh perusahaan Jerman. Pertama dirilis pada 1985, film ini baru berhasil tayang secara legal di internasional pada 2002.
6. Audition

Audition menceritakan kisah Shigeharu Aoyama, seorang pengusaha paruh baya yang baru saja kehilangan istrinya dan telah menjalani kehidupan yang tidak menarik. Putranya yang berusia 17 tahun, Shigehiko, yang khawatir tentang perubahan hidup ayahnya, memintanya untuk bertemu wanita baru.
Yoshikawa, seorang teman Shigeharu dan seorang produser film, mengusulkan agar dia menemui seorang wanita dan berkencan. Ide ini pun disetujui. Banyak wanita cantik yang mengikuti audisi, tetapi hanya ada satu yang benar-benar menggugah hatinya, seorang wanita muda bernama Asami Yamazaki.
Asami mengaku sebagai mantan penari balet yang baru-baru ini bekerja untuk produser musik. Yoshikawa memperingatkan Shigeharu untuk berhati-hati, karena dia tidak bisa mengecek latar belakang Asami, tapi dia sudah dibutakan oleh cinta.
Baca Juga: 4 Film Jepang yang Dilarang Ditonton Sendirian, Menyeramkan Bikin Merinding
(dra)
Lihat Juga :