Ahli Duga Cacar Monyet Menyebar di Eropa Akibat Vaksin yang Dihentikan
Senin, 23 Mei 2022 - 08:25 WIB
loading...
A
A
A
Dilaporkan, hingga saat ini tidak ada korban meninggal dunia akibat cacar monyet. Penyakit ini pada umumnya menyebabkan demam, menggigil, ruam, dan luka di wajah atau alat kelamin.
Peneliti di Inggris tengah meneliti apakah penyakit ini menular secara seksual. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Eropa merekomendasikan agar semua kasus yang dicurigai diisolasi dan mereka yang kontak erat dengan pasien ditawarkan vaksin cacar.
Di negara Afrika sendiri, tepatnya di Nigeria, kasus cacar monyet bukan hal yang asing. Negara itu mencatatkan 3.000 kasus cacar monyet per tahun. Ini yang kemudian membuat peneliti bingung bahwa cacar monyet bisa mewabah di Eropa dan Amerika Serikat tanpa pasien pernah punya riwayat ke Afrika.
Baca Juga: Waspada, AS Beli Jutaan Dosis Vaksin untuk Virus Cacar Monyet
"Ini kasus yang tidak biasa," ungkap dr Hans Kluge, Direktur WHO Eropa.
Kemunculan penyakit ini, dijelaskan dr Kluge menunjukkan bahwa penularan telah berlangsung selama beberapa waktu. Meski kasusnya sejauh ini ringan.
Peneliti di Inggris tengah meneliti apakah penyakit ini menular secara seksual. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Eropa merekomendasikan agar semua kasus yang dicurigai diisolasi dan mereka yang kontak erat dengan pasien ditawarkan vaksin cacar.
Di negara Afrika sendiri, tepatnya di Nigeria, kasus cacar monyet bukan hal yang asing. Negara itu mencatatkan 3.000 kasus cacar monyet per tahun. Ini yang kemudian membuat peneliti bingung bahwa cacar monyet bisa mewabah di Eropa dan Amerika Serikat tanpa pasien pernah punya riwayat ke Afrika.
Baca Juga: Waspada, AS Beli Jutaan Dosis Vaksin untuk Virus Cacar Monyet
"Ini kasus yang tidak biasa," ungkap dr Hans Kluge, Direktur WHO Eropa.
Kemunculan penyakit ini, dijelaskan dr Kluge menunjukkan bahwa penularan telah berlangsung selama beberapa waktu. Meski kasusnya sejauh ini ringan.
Lihat Juga :