Ahli Duga Cacar Monyet Menyebar di Eropa Akibat Vaksin yang Dihentikan

Senin, 23 Mei 2022 - 08:25 WIB
loading...
Ahli Duga Cacar Monyet...
Cacar monyet semakin banyak ditemukan di negara-negara di Eropa seperti Inggris, Spanyol. Ahli menduga vaksin cacar yang dihentikan menjadi penyebab wabah ini. Foto/Getty Images
A A A
JAKARTA - Cacar monyet semakin banyak ditemukan di negara-negara di Eropa seperti Inggris, Spanyol, Portugal, Italia, Swedia, Prancis, Jerman, Belgia, Kanada. Ahli menduga vaksin cacar yang dihentikan menjadi penyebab wabah ini.

Pasalnya, sebagian besar kasus tidak terkait dengan perjalanan ke Afrika. Artinya, penyebaran cacar monyet yang terjadi saat ini diduga berbeda dengan penularan cacar monyet di Afrika yang selama ini sudah diketahui dalam dunia medis.

Cacar monyet secara teori banyak menginfeksi orang Afrika. Namun, kini penyakit tersebut mewabah di negara non Afrika dan itu yang membuat peneliti bingung. Artinya, ada masalah baru yang kini tengah dialami dunia.

"Saya kaget dengan kasus wabah cacar monyet di Eropa ini. Setiap hari saya bangun akan ada lebih banyak negara yang melaporkan kasus ini," papar Oyewale Tomori, ahli virologi yang sebelumnya mengepalai Akademi Sains Nigeria dan pernah menjabat sebagai penasihat Organisasi Kesehatan Dunia dilansir dari ABC News, Senin (23/5/2022).

Baca Juga: WHO Ungkap Asal Usul Cacar Monyet, Penyakit yang Menyebar di Eropa

"Ini bukan jenis penyebaran yang kita lihat di Afrika Barat, jadi mungkin ada sesuatu yang baru terjadi di negara barat," tambahnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Indonesia Kembangkan...
Indonesia Kembangkan Vaksin Berteknologi mRNA untuk Antisipasi Penyakit DBD
Liburan ke Eropa Makin...
Liburan ke Eropa Makin Terjangkau, Ini Destinasi Favorit dan Tips Hemat untuk Pemula
Vaksin Flu saat Hamil,...
Vaksin Flu saat Hamil, Amankah? Ini Fakta Medis yang Perlu Diketahui
Kemenkes Tegaskan Vaksin...
Kemenkes Tegaskan Vaksin MR Aman, Stok Jutaan Dosis Disiapkan Hadapi Lonjakan Campak
Kasus Dengue Melonjak,...
Kasus Dengue Melonjak, Kalimantan Utara Mulai Program Vaksin DBD
Tak Perlu Panik, Ini...
Tak Perlu Panik, Ini Efek Samping Vaksin Flu yang Perlu Diketahui
Merek-merek China Menguasai...
Merek-merek China Menguasai Sepertiga Penjualan PHEV di Eropa
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Bio Farma Luncurkan...
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Lewat Kolaborasi Akademisi dan Industri
Rekomendasi
Ducati Tidak Tertarik...
Ducati Tidak Tertarik dengan Reli Dakar, Ini Alasannya
Kisah Paredes Dicuekin...
Kisah Paredes Dicuekin Messi Sampai 3 Bulan Gara-gara Liga Champions
Tingkatkan Nilai Jual...
Tingkatkan Nilai Jual TBS, 133 Pekebun Muara Enim Ikuti Pelatihan Panen Sawit
Berita Terkini
Nonton Latihan Pestapora...
Nonton Latihan Pestapora Makassar Lebih Murah Pakai BRImo, Begini Cara Dapat Promonya!
Perjalanan Kereta Lebih...
Perjalanan Kereta Lebih Tenang, Ada Perlindungan untuk Keterlambatan dan Pembatalan
Serial My Chef In Crime...
Serial My Chef In Crime Segera Tayang di VISION+, Gabungkan Misteri Kriminal dengan Dunia Kuliner
PRIMARIA FEST Sukabumi...
PRIMARIA FEST Sukabumi 2026 Satukan Ribuan Penikmat Indonesian Bounce Music
Inovasi Bahan Masak...
Inovasi Bahan Masak Dorong Kreativitas Pelaku Industri Kuliner
Eksplorasi Menyeluruh...
Eksplorasi Menyeluruh Thailand: Keseruan Berwisata di Bangkok dan Pattaya
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved