Ahli Sebut Cacar Monyet Berpotensi Tinggi Masuk Indonesia, Pemerintah Diminta Deteksi Dini
Senin, 23 Mei 2022 - 15:50 WIB
loading...
A
A
A
"Jadi, saat di pintu masuk, orang dari negara yang melaporkan kasus monkeypox atau cacar monyet bisa ditanya apakah sudah menerima vaksin smallpox atau belum," tambahnya.
Dicky pun berharap agar aplikasi PeduliLindungi semakin berkembang dengan menyajikan data soal vaksin smallpox. Ini agar memastikan data apakah individu sudah menerima vaksin cacar atau belum.
"Data yang ada sejauh ini mengungkapkan bahwa vaksin smallpox atau vaksin cacar cukup efektif menghalau cacar monyet. Dengan begitu, data vaksin smallpox diperlukan untuk bisa ditambahkan di PeduliLindungi," saran Dicky.
Baca Juga: Ahli Duga Cacar Monyet Menyebar di Eropa Akibat Vaksin yang Dihentikan
Selain itu, masyarakat diimbau menjalankan protokol kesehatan dengan baik. Kebiasaan yang sudah dibentuk karena pandemi Covid-19 seharusnya terus dijalankan karena itu bermanfaat untuk semua penyakit menular.
"Pakai masker, jaga jarak, jauhi kerumunan, tidak sharing alat makan atau makanan dan minuman, dan menjauhi orang yang sakit adalah kebiasaan yang sudah terlatih sejak pandemi dan itu harus dipertahankan," ujar Dicky.
Dicky pun berharap agar aplikasi PeduliLindungi semakin berkembang dengan menyajikan data soal vaksin smallpox. Ini agar memastikan data apakah individu sudah menerima vaksin cacar atau belum.
"Data yang ada sejauh ini mengungkapkan bahwa vaksin smallpox atau vaksin cacar cukup efektif menghalau cacar monyet. Dengan begitu, data vaksin smallpox diperlukan untuk bisa ditambahkan di PeduliLindungi," saran Dicky.
Baca Juga: Ahli Duga Cacar Monyet Menyebar di Eropa Akibat Vaksin yang Dihentikan
Selain itu, masyarakat diimbau menjalankan protokol kesehatan dengan baik. Kebiasaan yang sudah dibentuk karena pandemi Covid-19 seharusnya terus dijalankan karena itu bermanfaat untuk semua penyakit menular.
"Pakai masker, jaga jarak, jauhi kerumunan, tidak sharing alat makan atau makanan dan minuman, dan menjauhi orang yang sakit adalah kebiasaan yang sudah terlatih sejak pandemi dan itu harus dipertahankan," ujar Dicky.
Lihat Juga :