Liburan ke Banggai Laut, Ini Destinasi Wisata dan Kuliner yang Bisa Dijajal
Selasa, 24 Mei 2022 - 19:09 WIB
loading...
A
A
A
Hanya saja, kata dia, untuk sampai ke Banggai Laut memerlukan waktu yang tak sedikit. Terlebih ke Desa Mbuang Mbuang. “Durasi ke Banggai Laut dari Kabupaten Banggai itu bisa 8-9 jam,” ujarnya.
Dia mengakui, sarana dan prasarana masih minim, termasuk dalam hal transportasi. Rencananya, dalam waktu dekat, Banggai Laut akan memiliki bandara yang diharapkan bisa meningkatkan pariwisata di sana.
Irwan juga membocorkan dana yang perlu dipersiapkan bila ingin berlibur ke Banggai Laut. “Misalnya dari Jakarta, pesawat PP itu kurang lebih Rp5 juta,” ungkapnya.
Baca Juga: Podcast Aksi Nyata Perindo: Google dan Facebook sebagai Platform Terbaik Bagi Pelaku Digital Marketing Pemula
Kemudian transportasi ke Banggai Laut dan Desa Mbuang Mbuang diperkirakan mencapai kurang lebih Rp3 juta. “(Kira-kira) Rp10 juta sudah cukup. Untuk penginapan, di sana ada homestay,” kata Irwan.
Selain destinasi wisata pantai dan laut, Irwan juga mengungkap salah satu kuliner khas Banggai Laut yang wajib dicoba. Yaitu, ubi banggai. “Jadi ini adalah ubi yang memang hidupnya itu tidak bisa di daerah lain kecuali di Banggai,” tukasnya.
Dia mengakui, sarana dan prasarana masih minim, termasuk dalam hal transportasi. Rencananya, dalam waktu dekat, Banggai Laut akan memiliki bandara yang diharapkan bisa meningkatkan pariwisata di sana.
Irwan juga membocorkan dana yang perlu dipersiapkan bila ingin berlibur ke Banggai Laut. “Misalnya dari Jakarta, pesawat PP itu kurang lebih Rp5 juta,” ungkapnya.
Baca Juga: Podcast Aksi Nyata Perindo: Google dan Facebook sebagai Platform Terbaik Bagi Pelaku Digital Marketing Pemula
Kemudian transportasi ke Banggai Laut dan Desa Mbuang Mbuang diperkirakan mencapai kurang lebih Rp3 juta. “(Kira-kira) Rp10 juta sudah cukup. Untuk penginapan, di sana ada homestay,” kata Irwan.
Selain destinasi wisata pantai dan laut, Irwan juga mengungkap salah satu kuliner khas Banggai Laut yang wajib dicoba. Yaitu, ubi banggai. “Jadi ini adalah ubi yang memang hidupnya itu tidak bisa di daerah lain kecuali di Banggai,” tukasnya.
(dra)
Lihat Juga :