Tuberkulosis pada Anak dapat Dicegah, Lakukan Ini Sebelum Jadi Penyakit TB Berat

Jum'at, 03 Juni 2022 - 14:35 WIB
loading...
Tuberkulosis pada Anak...
Tuberkulosis paru pada anak adalah penyakit tuberkulosis paru yang terjadi pada anak usia 0-14 tahun. Foto/Ilustrasi/Ist
A A A
JAKARTA - Tuberkulosis paru pada anak adalah penyakit tuberkulosis paru yang terjadi pada anak usia 0-14 tahun. TB pada anak juga merupakan salah satu penyebab utama kesakitan dan kematian pada anak di negara endemik TB.

Pasien TB pada anak jarang menularkan bakteri pada anak lain atau orang dewasa di sekitarnya karena bakteri TB sangat jarang ditemukan di dalam lendir pasien anak.

Meskpun TB pada anak jarang menularkan pada orang lain, sebagai orangtua tentunya kita perlu mewaspadai penyakit ini dan mewaspadai gejala serta mengupayakan pencegahannya agar kesehatan anak tetap terjaga dan perkembangan serta pertumbuhannya juga tetap optimal.

Pencegahan

Beberapa hal yang penting untuk mencegah infeksi TB pada anak diantaranya pemberian vaksinasi BCG. Vaksin BCG diberikan pada bayi 0-3 bulan yang bertujuan untuk mencegah penyakit TB yang berat.

Baca Juga: Tuberkulosis Masih Bersama Kita

Selain itu perlu pemberian makanan yang seimbang, menjaga lingkungan tetap bersih, tidak lembab, pencahayaan sinar matahari yang baik di rumah.

Selain itu perlu mencari sumber penularan dari orang dewasa yang tinggal serumah dan kontak dengan anak serta mengobatinya sampai tuntas.

Apa saja gejala-gejala dari TB Paru yang perlu orangtua ketahui?

Gejala umum yang sering dijumpai pada anak dengan Tuberkulosis (TB) adalah:

* Batuk yang lama atau lebih dari 2 minggu
* Berat badan turun atau gagal tumbuh
* Penurunan berat badan terjadi tanpa sebab yang jelas atau tidak naik dengan upaya perbaikan gizi yang baik dalam waktu 1-2 bulan.
Demam lama serta lesu, tidak aktif.

Hal yang Perlu Diwaspadai

Hal-hal terpenting yang berkaitan dengan TB pada anak yaitu mewaspadai gejala-gejala berupa batuk yang lama lebih dari 2 minggu, demam yang lama lebih dari 2 minggu, penurunan berat badan, anak lesu dan kurang aktif.

Pengobatan

Pengobatan TB anak dengan memberikan obat antituberkulosis. Pengobatan pasien TB bertujuan untuk menyembuhkan pasien, memperbaiki kualitas hidup pasien, mencegah kekambuhan dan kematian, serta mencegah penularan TB. Pengobatan TB dilakukan dengan pemberian Obat Anti Tuberkulosis (OAT) yang minimal mengandung empat macam obat untuk mencegah terjadinya resistensi terhadap kuman TB. Pengobatan harus diberikan dengan dosis yang tepat, dalam jangka waktu yang cukup, serta dilakukan pengawasan oleh Pengawas Menelan Obat (PMO) sampai selesai pengobatan.

Apakah Tuberkulosis (TB) dapat disembuhkan?

Pengobatan TB anak dengan memberikan obat antituberkulosis. Pengobatan pasien TB bertujuan untuk menyembuhkan pasien, memperbaiki kualitas hidup pasien, mencegah kekambuhan dan kematian, serta mencegah penularan TB. Pengobatan TB terbagi menjadi 2 tahap.

Pada pengobatan tahap pertama bertujuan untuk menurunkan jumlah kuman yang ada di dalam tubuh secara efektif dan dilakukan setiap hari dalam jangka waktu dua bulan; dan tahap kedua yang bertujuan untuk membunuh sisa kuman yang ada di dalam tubuh yang berlangsung selama 4 atau 7 bulan.

Penulis Dr. dr. Bina Akura, Sp.A (K)
Dokter Spesialis Anak Konsultan Endokrinologi Anak
RS Harapan Bunda, Jakarta Timur
(hri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Waspada! Ini 5 Gejala...
Waspada! Ini 5 Gejala TBC, Batuk Lebih dari 2 Minggu Jadi Tanda Utama
Menkes Budi Gunadi:...
Menkes Budi Gunadi: Setiap 4 Menit Satu Orang Indonesia Meninggal karena TBC
Perlukah Indonesia Vaksin...
Perlukah Indonesia Vaksin TBC? Ini Penjelasan Siti Fadilah Supari dan Guru Besar FKUI
Vaksin TBC Diuji Coba,...
Vaksin TBC Diuji Coba, Ini Gejala Tuberkulosis yang Patut Diwaspadai
TB Penyakit Menular...
TB Penyakit Menular Paling Mematikan, Begini Langkah Efektif Pencegahan dan Pengobatannya
Apakah Pasien Meningitis...
Apakah Pasien Meningitis Tuberkulosis Boleh Minum Kopi dan Teh?
Jejak Pendidikan dan...
Jejak Pendidikan dan Karier Vokalis Element Lucky Widja yang Berpulang karena TB Ginjal
ITS Kembangkan Teknologi...
ITS Kembangkan Teknologi Deteksi TBC Berbasis Suara Batuk dan IoT
Tantangan Penyakit Menular...
Tantangan Penyakit Menular Kita
Rekomendasi
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Polri Ungkap Peran Ganda...
Polri Ungkap Peran Ganda Frans Antoni di Jaringan Narkoba Fredy Pratama
Berita Terkini
Sinopsis The Last Girl...
Sinopsis The Last Girl on the Trafficking List di V+Short, Kisah Olive Terjebak Sindikat Berbahaya
Randy Martin Buka Bisnis...
Randy Martin Buka Bisnis Photobooth, Kemesraannya dengan Lyodra Curi Perhatian
Liburan Sekolah Makin...
Liburan Sekolah Makin Seru dengan Petualangan dan Aktivitas Keluarga
Meriah! Road To Kilau...
Meriah! Road To Kilau Raya MNCTV Guncang Mojokerto dengan Penampilan Inul Daratista dan Happy Asmara
Usia Peserta Miss Indonesia...
Usia Peserta Miss Indonesia Kini 19-25 Tahun, RCTI Cari Kandidat yang Lebih Matang untuk Miss World
Ikut Audisi Miss Indonesia...
Ikut Audisi Miss Indonesia 2026, Wakil dari Sumut Ini Ingin Menginspirasi Perempuan Indonesia
Infografis
5 Kombes Pol Pecah Bintang...
5 Kombes Pol Pecah Bintang Jadi Brigjen pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved