Terseret Kasus Penipuan, Buluk Eks Superglad Diduga Bawa Lari Uang Korban Rp2,4 Miliar
Minggu, 05 Juni 2022 - 13:13 WIB
loading...
A
A
A
"Nah, itu. Iming-imingnya kita dapet provit 16 persen per dua minggu. Karena, menurut gue, kalau gue businessman ya, dengan kondisi investasi, dengan provit 16 persen per dua minggu, itu gede banget," beber Besly.
"Dan dia bilang kalau ini kakaknya. Itu memang secara pribadi waktu itu melakukan investigasi, membuktikan kalau kakaknya beneran di Bulog. Tapi masalahnya proyek beneran ada atau enggak, gue enggak tahu," imbuhnya.
Besly mengatakan jumlah korban dugaan penipuan Buluk eks Superglad sebanyak 13 orang. Total kerugian korban tersebut, kata Belsy, mencapai Rp2,4 miliar. "Kita pernah hitung (kerugian 13 korban) Rp2,4 miliar," katanya.
Sebagai informasi, Polda Metro Jaya menerima dua aduan atas dugaan penipuan yang dilakukan Buluk eks Superglad pada 23 Mei 2022. Dalam laporan pertama, Buluk eks Superglad dilaporkan atas tudingan membawa lari uang sebesar Rp1,45 miliar oleh terlapor Besly Irawan Sinaga dengan dugaan penipuan berkedok investasi bodong.
Sedangkan untuk laporan kedua, Buluk eks Superglad dilaporkan oleh seseorang bernama Yosi yang mengaku merugi Rp50 juta atas dugaan serupa.
"Dan dia bilang kalau ini kakaknya. Itu memang secara pribadi waktu itu melakukan investigasi, membuktikan kalau kakaknya beneran di Bulog. Tapi masalahnya proyek beneran ada atau enggak, gue enggak tahu," imbuhnya.
Besly mengatakan jumlah korban dugaan penipuan Buluk eks Superglad sebanyak 13 orang. Total kerugian korban tersebut, kata Belsy, mencapai Rp2,4 miliar. "Kita pernah hitung (kerugian 13 korban) Rp2,4 miliar," katanya.
Sebagai informasi, Polda Metro Jaya menerima dua aduan atas dugaan penipuan yang dilakukan Buluk eks Superglad pada 23 Mei 2022. Dalam laporan pertama, Buluk eks Superglad dilaporkan atas tudingan membawa lari uang sebesar Rp1,45 miliar oleh terlapor Besly Irawan Sinaga dengan dugaan penipuan berkedok investasi bodong.
Sedangkan untuk laporan kedua, Buluk eks Superglad dilaporkan oleh seseorang bernama Yosi yang mengaku merugi Rp50 juta atas dugaan serupa.
(tsa)
Lihat Juga :