7 Film Jepang yang Tidak Pernah Tayang di TV Indonesia, Tampilkan Adegan Ranjang Vulgar
Sabtu, 11 Juni 2022 - 05:30 WIB
loading...
Beberapa judul film Jepang tidak pernah tayang di TV Indonesia kerena menampilkan adegan ranjang vulgar. Muatan dewasa ini dinilai telah melanggar norma. Foto/Mubi
A
A
A
JAKARTA - Beberapa judul film Jepang tidak pernah tayang di TV Indonesia kerena menampilkan adegan ranjang vulgar . Muatan dewasa ini dinilai telah melanggar norma yang ada sehingga tidak pantas untuk ditayangkan.
Akibatnya, film Jepang ini menuai protes keras hingga dilarang tayang diberbagai negara, termasuk Indonesia. Bahkan, sebelum penayangannya, beberapa di antaranya ada yang harus menyelesaikan syuting mereka secara diam-diam.
Film Jepang ini semakin menuai kontroversi lantaran mengangkat isu sensitif. Salah satunya adalah perselingkuhan. Meski demikian, film Jepang dengan genre ini masih banyak peminatnya, bahkan laris manis di pasaran.
Seperti tujuh film Jepang ini misalnya. Berikut film Jepang yang tidak pernah tayang di TV Indonesia dilansir dari Imdb, Sabtu (11/6/2022).
Baca Juga: 8 Film Jepang dengan Adegan Ranjang Terbanyak, Nomor 4 Paling Vulgar dan Sadis
1. In the Realm of the Senses
![7 Film Jepang yang Tidak Pernah Tayang di TV Indonesia, Tampilkan Adegan Ranjang Vulgar]()
Foto/Imdb
Pada tahun 1936 di Tokyo, Sada Abe adalah mantan PSK yang sekarang bekerja sebagai pembantu di sebuah hotel. Pemilik hotel, Kichizo Ishida, menganiayanya dan keduanya memulai perselingkuhan intens yang terdiri dari eksperimen seksual dan berbagai pemanjaan diri. Ishida meninggalkan istrinya demi Sada.
Sada menjadi semakin posesif dan cemburu pada Ishida, dan dia semakin ingin menyenangkannya. Obsesi bersama mereka meningkat sampai Ishida menemukan bahwa dia paling bersemangat dengan mencekiknya selama bercinta, dan dia terbunuh dengan cara ini. Sada kemudian memotong penisnya.
2. Imprint
![7 Film Jepang yang Tidak Pernah Tayang di TV Indonesia, Tampilkan Adegan Ranjang Vulgar]()
Foto/Imdb
Dikisahkan bahwa di Jepang abad ke-19, Christopher, seorang jurnalis Amerika, mencari Komomo, cintanya yang hilang yang dia tinggalkan bertahun-tahun yang lalu meskipun berjanji untuk kembali padanya nanti.
Christopher tiba di sebuah pulau bayangan, di mana dia bertemu dengan seorang pelacur yang mengatakan Komomo telah meninggal. Dia minum dengannya, dan memintanya untuk menceritakan kisah hidupnya. Dia menceritakan kisah kelam tentang hidupnya dan nasib menyedihkan Komomo.
Akibatnya, film Jepang ini menuai protes keras hingga dilarang tayang diberbagai negara, termasuk Indonesia. Bahkan, sebelum penayangannya, beberapa di antaranya ada yang harus menyelesaikan syuting mereka secara diam-diam.
Film Jepang ini semakin menuai kontroversi lantaran mengangkat isu sensitif. Salah satunya adalah perselingkuhan. Meski demikian, film Jepang dengan genre ini masih banyak peminatnya, bahkan laris manis di pasaran.
Seperti tujuh film Jepang ini misalnya. Berikut film Jepang yang tidak pernah tayang di TV Indonesia dilansir dari Imdb, Sabtu (11/6/2022).
Baca Juga: 8 Film Jepang dengan Adegan Ranjang Terbanyak, Nomor 4 Paling Vulgar dan Sadis
1. In the Realm of the Senses

Foto/Imdb
Pada tahun 1936 di Tokyo, Sada Abe adalah mantan PSK yang sekarang bekerja sebagai pembantu di sebuah hotel. Pemilik hotel, Kichizo Ishida, menganiayanya dan keduanya memulai perselingkuhan intens yang terdiri dari eksperimen seksual dan berbagai pemanjaan diri. Ishida meninggalkan istrinya demi Sada.
Sada menjadi semakin posesif dan cemburu pada Ishida, dan dia semakin ingin menyenangkannya. Obsesi bersama mereka meningkat sampai Ishida menemukan bahwa dia paling bersemangat dengan mencekiknya selama bercinta, dan dia terbunuh dengan cara ini. Sada kemudian memotong penisnya.
2. Imprint

Foto/Imdb
Dikisahkan bahwa di Jepang abad ke-19, Christopher, seorang jurnalis Amerika, mencari Komomo, cintanya yang hilang yang dia tinggalkan bertahun-tahun yang lalu meskipun berjanji untuk kembali padanya nanti.
Christopher tiba di sebuah pulau bayangan, di mana dia bertemu dengan seorang pelacur yang mengatakan Komomo telah meninggal. Dia minum dengannya, dan memintanya untuk menceritakan kisah hidupnya. Dia menceritakan kisah kelam tentang hidupnya dan nasib menyedihkan Komomo.
Lihat Juga :