Razman Arif Nasution Ancam Polisikan Uya Kuya Jika Tak Minta Maaf Secara Terbuka

Senin, 20 Juni 2022 - 12:00 WIB
loading...
Razman Arif Nasution Ancam Polisikan Uya Kuya Jika Tak Minta Maaf Secara Terbuka
Razman Arif Nasution memberikan waktu Uya Kuya untuk minta maaf secara terbuka. Jika tidak dilakukan, Razman mengancam akan langsung melaporkan ke polisi. Foto/Instagram Uya Kuya
A A A
JAKARTA - Razman Arif Nasution memberikan waktu Uya Kuya untuk meminta maaf secara terbuka pada dirinya. Jika permintaan maaf tidak dilakukan Uya, Razman mengancam akan langsung melaporkan sang artis ke polisi.

Namun, setelah Razman memberikan pernyataan tersebut, Uya sampai saat ini diketahui masih bungkam. Bapak dua anak tersebut belum memberikan tanggapan terkait permintaan Razman.

"Saya yang lama menahan diri, saya beri waktu kau meminta maaf secara terbuka kepada saya. 4x24 jam apabila saudara tidak melakukan itu, maka dengan berat hati saya akan lakukan laporan polisi kepada saudara," kata Razman dikutip dari kanal YouTube KH Infotainment, Senin (20/6/2022).

Bukan tanpa alasan pengacara tersebut menuntut Uya segera meminta maaf padanya. Razman menjelaskan bahwa sang presenter itu secara sengaja memasang foto dr RAN, yang mana itu adalah dirinya saat wawancara dengan Syamsul Chaniago.

Baca Juga: Terungkap Alasan Razman Arif Nasution Polisikan Denise Chariesta, Perseteruan Makin Panas



"Telah memenuhi unsur untuk saya buat laporan polisi. Ini sau saja saya sebut. Dia tidak menyebut nama saya, tapi dia menampilkan foto saya maka jelas arahnya ke saya," jelas Razman.

Razman pun tmpaknya tidak main-main pada pernyataannya kali ini. Pasalnya, dia menyebut ada lima hingga enam poin yang bisa menyebabkan Uya masuk penjara.

"Saudara Uya Kuya ada lima sampai enam poin yang masuk unsur dan salah satu yang saya ingin sampaikan adalah saya Razman Arif telah melakukan pemalakan, yaitu pemalakan etika, pemalakan santun," tandasnya.

Baca Juga: Polisikan Denise Chariesta, Razman Arif Nasution Beri Peringatan Keras
(dra)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2229 seconds (11.210#12.26)