Ini Pernyataan Awal Agensi Nam Joo Hyuk Terkait Tuduhan Bullying di Sekolah
Senin, 20 Juni 2022 - 13:25 WIB
loading...
Agensi Namo Joo Hyuk, Management SOOP merilis pernyataan pertama mereka terkait tuduhan bullying di sekolah yang diduga dilakukan artis Korea tersebut. Foto/Soompi
A
A
A
JAKARTA - Agensi Namo Joo Hyuk , Management SOOP merilis pernyataan pertama mereka terkait tuduhan bullying di sekolah yang diduga dilakukan artis Korea tersebut.
Management SOOP mengakui bahwa mereka telah mendengar tuduhan yang dibuat terhadap Nam Joo Hyuk. Terkait tuduhan tersebut, agensi mengaku saat ini sedang menyelidikinya.
"Kami telah mendengar artikel tersebut dan saat ini sedang mencari (legitimasi)," kata Management SOOP dilansir dari Koreaboo, Senin (20/6/2022).
Sebelumnya, The Days News melaporkan bahwa seorang informan mengatakan kepada mereka bahwa Nam Joo Hyuk melakukan bullying selama 6 tahun saat di SMP dan SMA. Nam Joo Hyuk disebut bergaul dengan para pelaku kekerasan saat sekolah mencapai 15 siswa.
Baca Juga: Nam Joo Hyuk Dituduh Melakukan Bullying di Sekolah
Beberapa hal yang dituduhkan padanya antara lain mendorong siswa, menyerobot antrean saat makan siang, memaki siswa, dan memukul siswa lain. Aktor itu juga dituduh menggunakan siswa sebagai “roti antar-jemput”, istilah untuk siswa lain menjalankan tugas mereka dengan ancaman hukuman jika menolak perintah apa pun.
Management SOOP mengakui bahwa mereka telah mendengar tuduhan yang dibuat terhadap Nam Joo Hyuk. Terkait tuduhan tersebut, agensi mengaku saat ini sedang menyelidikinya.
"Kami telah mendengar artikel tersebut dan saat ini sedang mencari (legitimasi)," kata Management SOOP dilansir dari Koreaboo, Senin (20/6/2022).
Sebelumnya, The Days News melaporkan bahwa seorang informan mengatakan kepada mereka bahwa Nam Joo Hyuk melakukan bullying selama 6 tahun saat di SMP dan SMA. Nam Joo Hyuk disebut bergaul dengan para pelaku kekerasan saat sekolah mencapai 15 siswa.
Baca Juga: Nam Joo Hyuk Dituduh Melakukan Bullying di Sekolah
Beberapa hal yang dituduhkan padanya antara lain mendorong siswa, menyerobot antrean saat makan siang, memaki siswa, dan memukul siswa lain. Aktor itu juga dituduh menggunakan siswa sebagai “roti antar-jemput”, istilah untuk siswa lain menjalankan tugas mereka dengan ancaman hukuman jika menolak perintah apa pun.
Lihat Juga :