Jalani Traveling Tailor saat Pandemi, Samuel Wongso Merasa Agak Lebay
Rabu, 24 Juni 2020 - 23:30 WIB
loading...
A
A
A
Setelah tiga bulan tak ada pemasukan, desainer kelahiran 22 Desember 1990 itu harus memutar otak. Dia pun kembali mendekati para pelanggan dengan cara traveling tailor atau jemput bola. Bak gayung bersambut, usahanya membuahkan hasil, dia memperoleh tawaran pemesanan busana pernikahan di Medan, Sumatera Utara.
(Baca juga: Tips Tampil Cantik Berhijab dengan Perawatan yang Tepat )
"Jadi aku kembali menjalani lagi traveling tailor. Aku menerima pekerjaan pesanan busana sekaligus aku traveling ke Medan, ada pemesanan busana. Di sana masih ada melakukan pernikahan yang relatif banyak, tapi dengan metode new normal. Tapi ya memang prosesnya ribet sekarang, mau keluar kota saja harus rapid test dan ke tim gugus tugas dulu 5 jam sebelum terbang," jelas putra desainer senior Peter Wongso ini.
Lantaran menjadi tuntutan profesi dan pemesanan gaun pengantin mengantre di Medan, Sam pun turut memperhatikan kesehatan serta keselamatan dirinya. "Jadi saya minum banyak vitamin untuk daya tahan tubuh, saya bawa alkohol untuk semprot-semprot kursi dan toilet, dan saya memakai APD medis dan topeng transparan agar merasa aman" kata dia.
"Memang agak lebay kelihatannya, tapi untuk safety, keamanan dan perlindungan diri," imbuhnya.
(Baca juga: Tips Tampil Cantik Berhijab dengan Perawatan yang Tepat )
"Jadi aku kembali menjalani lagi traveling tailor. Aku menerima pekerjaan pesanan busana sekaligus aku traveling ke Medan, ada pemesanan busana. Di sana masih ada melakukan pernikahan yang relatif banyak, tapi dengan metode new normal. Tapi ya memang prosesnya ribet sekarang, mau keluar kota saja harus rapid test dan ke tim gugus tugas dulu 5 jam sebelum terbang," jelas putra desainer senior Peter Wongso ini.
Lantaran menjadi tuntutan profesi dan pemesanan gaun pengantin mengantre di Medan, Sam pun turut memperhatikan kesehatan serta keselamatan dirinya. "Jadi saya minum banyak vitamin untuk daya tahan tubuh, saya bawa alkohol untuk semprot-semprot kursi dan toilet, dan saya memakai APD medis dan topeng transparan agar merasa aman" kata dia.
"Memang agak lebay kelihatannya, tapi untuk safety, keamanan dan perlindungan diri," imbuhnya.
(nug)
Lihat Juga :