Epidemiolog Ungkap Alasan Kematian dan Tingkat Keterisian RS akibat Covid-19 Masih Rendah

Jum'at, 24 Juni 2022 - 10:59 WIB
loading...
A A A
Apabila melihat data kematian dan keterisian rumah sakit, epidemiolog Universitas Airlangga, DR. dr. M. Athoillah Isfandiari menerangkan bahwa tidak ada kenaikan yang cukup berarti di dua indikator penting tersebut.

Ada alasan mengapa angka kematian dan keterisian rumah sakit tidak mengalami kenaikan di tengah lonjakan kasus saat ini. Menurut dr. Athoillah, itu karena jumlah orang rentan di Indonesia semakin sedikit.

"Salah satu alasannya adalah, berdasarkan pemodelan epidemiologi yang kami lakukan di Universitas Indonesia dan Universitas Airlangga, susceptible person atau orang yang rentan tertular itu tinggal 10 persen," jelas dr Athoillah di webinar PB IDI, Kamis, 23 Juni 2022.

Siapa 10 persen tersebut? Dokter Athoillah menjawab jika mereka adalah masyarakat yang benar-benar tidak tersentuh vaksinasi atau belum pernah mengalami infeksi alami sebelumnya. Artinya, kurang lebih 90 persen masyarakat di Jawa sudah memiliki kekebalan baik dari vaksinasi maupun infeksi alami, atau double yang biasa disebut hybrid immunity.

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ahli Epidemiologi Sebut...
Ahli Epidemiologi Sebut Indonesia Punya Peluang Cegah Virus Hanta, Begini Caranya
Varian Baru COVID-19...
Varian Baru COVID-19 'Cicada' Muncul Lagi, Apa Bedanya dan Bagaimana Pencegahannya?
Varian Baru COVID-19...
Varian Baru COVID-19 'Cicada' Menyebar ke 23 Negara, Ini yang Perlu Diketahui
Jerinx SID Unggah Foto...
Jerinx SID Unggah Foto Pakai Baju Bali Tolak Rapid, Sentil Soal Konspirasi Covid 19 di Epstein Files
Jerinx SID Sebut Dulu...
Jerinx SID Sebut Dulu Omongannya Soal Hubungan Covid-19 dan Epstein Files Dianggap Halu
Bagaimana Penularan...
Bagaimana Penularan Virus Nipah? Ini Penjelasan Ahli Epidemiologi
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Rekomendasi
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Instagram Down Massal,...
Instagram Down Massal, Benarkah Sengaja Diblokir karena Demo Mahasiswa?
Berita Terkini
Kasus Erin Berbalik...
Kasus Erin Berbalik Arah? Bukti Psikologis Nur Disebut Untungkan Herawati
Tak Hanya Ganggu Mental,...
Tak Hanya Ganggu Mental, Sering Marah-marah Bisa Melemahkan Daya Tahan Tubuh
Babak Baru Kasus Erin...
Babak Baru Kasus Erin Wartia, Pelapor Serahkan Dokumen LPSK ke Penyidik
Pesona China yang Berbeda:...
Pesona China yang Berbeda: Eksplor Keunikan Infrastruktur Chongqing dan Alam Zhangjiajie
Cut Meyriska Syok Hanania...
Cut Meyriska Syok Hanania Travel Bermasalah, Padahal Sudah Kantongi Akreditasi dan Rekor MURI
Desainer Indonesia Ditantang...
Desainer Indonesia Ditantang Jadi Agen Perubahan, Tak Lagi Sekadar Estetika
Infografis
Penyebab Kasus Covid-19...
Penyebab Kasus Covid-19 di Singapura dan Malaysia Melonjak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved